PAMEKASAN – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Lancar untuk mengembangkan kawasan olahraga sunnah terpadu.
Fasilitas yang direncanakan meliputi arena memanah, berkuda, dan berenang yang dipadukan dengan konsep wisata edukasi religius serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Direktur Utama IBS PKMKK, Prof. Dr. KH. Achmad Muhlis, mengatakan proyek tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana olahraga.
Menurutnya, kawasan itu dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan masyarakat yang terhubung dengan aspek sosial, ekonomi, budaya, serta lingkungan desa.
”Pesantren tidak dapat tumbuh sebagai pusat peradaban jika terpisah dari realitas sosial masyarakat. Gagasan ini menjadi embrio lahirnya ekosistem peradaban yang saling terhubung,” ujar Prof. Achmad Muhlis.
Ia menjelaskan, olahraga memanah, berkuda, dan berenang dipilih karena memiliki nilai pendidikan karakter.
Ketiganya dinilai mampu menanamkan sikap fokus, keberanian, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, serta daya tahan yang dibutuhkan generasi muda di tengah perkembangan zaman.
”Kawasan ini akan menjadi laboratorium pembelajaran hidup, tempat santri mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan ekologis melalui pengalaman nyata,” katanya.
Pengembangan kawasan direncanakan di lahan seluas 5 hingga 10 hektare.
Selain arena olahraga, area tersebut akan dilengkapi pertanian organik, peternakan, perikanan, ruang terbuka hijau, pusat UMKM, hingga wisata keluarga yang dikelola secara terpadu.
Konsep yang diterapkan mengusung ekonomi sirkular, di mana berbagai sumber daya dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Warga desa juga akan dilibatkan sebagai pengelola usaha, peternak, penyedia kuliner, hingga instruktur olahraga sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari penggerak ekonomi yang lahir dari kawasan ini,” tegasnya.
Saat ini, IBS PKMKK dan Pemdes Lancar tengah menyusun master plan sebagai tahap awal pelaksanaan program.
Penyusunan peta lahan, studi kelayakan, pembentukan badan pengelola, serta penguatan kemitraan menjadi agenda yang disiapkan untuk merealisasikan proyek tersebut. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,