PAMEKASAN – Peringatan Dies Natalis ke-10 Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Masyarakat Madani di Pondok Pesantren Sumber Bungur, Pakong, Pamekasan, Madura, menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat peran lembaga dalam membangun ekonomi umat.
Selama satu dekade, kampus tersebut dinilai konsisten mendorong kemandirian ekonomi berbasis pesantren dan pemberdayaan masyarakat.
Direktur Utama International Boarding School (IBS) Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK) Pamekasan, Prof. Dr. KH. Achmad Muhlis, menyampaikan apresiasi atas kiprah STEI Masyarakat Madani.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi yang fokus pada ekonomi kerakyatan sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang.
“Pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berijazah, tetapi harus melahirkan agen perubahan yang peduli terhadap persoalan nyata di masyarakat,” ujar Prof. Muhlis, Jumat (12/6/2026).
Ketua Senat UIN Madura itu menilai ekonomi Islam menawarkan pendekatan yang lebih seimbang karena memadukan aspek material dan spiritual.
Melalui konsep tersebut, aktivitas ekonomi tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengedepankan nilai keberkahan dan tanggung jawab sosial.
“Ekonomi Islam mengintegrasikan pertumbuhan dan pemerataan, keuntungan dan keberkahan. Aktivitas ekonomi juga merupakan bagian dari ibadah,” tegasnya.
Prof. Muhlis juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi pesantren untuk menjaga independensi lembaga pendidikan Islam.
Dengan mengembangkan usaha produktif dan memberdayakan potensi lokal, pesantren dapat menjadi motor pembangunan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, pendidikan ekonomi Islam dinilai mampu membentuk karakter kewirausahaan yang berlandaskan amanah, kejujuran, kerja keras, dan kepedulian sosial.
Ia menegaskan keberhasilan penguatan ekonomi umat memerlukan sinergi antara perguruan tinggi, pesantren, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar ekonomi berbasis pesantren terus berkembang dan memberi manfaat yang luas bagi umat,” pungkasnya. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,