BOJONEGOROtimes.Id – Pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, tidak hanya berfokus pada infrastruktur.
Program ini juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui edukasi kebencanaan bagi pelajar.
Kegiatan tersebut diwujudkan lewat program Tagana Masuk Sekolah (TMS) yang digelar di SDN Kesongo 1, Selasa (4/8/2026).
Kolaborasi Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) menghadirkan pembelajaran mitigasi bencana secara interaktif.
Para siswa dikenalkan cara menghadapi gempa bumi, banjir, hingga angin puting beliung.
Mereka juga mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan memahami prosedur evakuasi saat kondisi darurat.
Koordinator Tagana Kabupaten Bojonegoro, Ach. Mukafi, mengatakan pendidikan kebencanaan sejak usia dini sangat penting agar anak-anak mampu bertindak tepat ketika bencana terjadi.
Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi bekal utama untuk mengurangi risiko korban saat menghadapi situasi darurat.
”Melalui program Tagana Masuk Sekolah, kami ingin anak-anak mengenal berbagai jenis bencana dan memahami langkah-langkah penyelamatan diri. Tujuan utamanya adalah membangun kesiapsiagaan sejak dini sehingga mereka tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” ujar Ach. Mukafi.
Selain materi mitigasi, siswa juga diperkenalkan konsep Tas Siaga Bencana, pentingnya mematikan aliran listrik sebelum mengungsi, serta mengikuti jalur evakuasi menuju titik kumpul dengan tertib.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Dinsos, BPBD, TNI, dan Polri juga memastikan kesiapan lokasi pengungsian apabila sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat.
Kepala SDN Kesongo 1, Suroto, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi para siswa.
Ia berharap edukasi kebencanaan seperti ini dapat terus dilakukan agar anak-anak semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
”Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga anak-anak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat meminimalkan risiko saat menghadapi bencana alam,” kata Suroto. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,