BOJONEGOROtimes.Id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bojonegoro terus melakukan terobosan pelayanan publik berbasis digital.
Salah satu inovasi terbaru yang kini resmi diluncurkan adalah layanan “Tanya Pustakawan” yang terintegrasi melalui aplikasi WhatsApp.
Hadirnya layanan ini menjadi upaya Dispusip Bojonegoro dalam memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.
Masyarakat kini dapat memperoleh berbagai informasi hanya melalui telepon genggam masing-masing.
Kepala Dispusip Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus menjelaskan bahwa inovasi tersebut merupakan bentuk adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan pelayanan cepat dan praktis.
Menurutnya, transformasi digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
“Melalui layanan ‘Tanya Pustakawan’, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung hanya untuk bertanya seputar layanan perpustakaan. Cukup menggunakan gawai, pustakawan kami siap membantu dengan cepat dan responsif,” ujar Erick Firdaus.
Layanan “Tanya Pustakawan” memungkinkan pemustaka melakukan berbagai konsultasi secara daring.
Mulai dari pencarian referensi buku, informasi keanggotaan perpustakaan, layanan literasi, hingga penyampaian kritik dan saran terkait pelayanan perpustakaan.
Selain itu, sistem akses layanan juga dibuat sederhana agar mudah digunakan oleh semua kalangan, baik pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.
Dispusip berharap inovasi ini dapat mendekatkan budaya literasi kepada masyarakat luas.
“Caranya sangat mudah. Pemustaka cukup memindai QR Code pada poster resmi layanan kami, kemudian masuk ke WhatsApp pustakawan dan langsung menyampaikan pertanyaan yang dibutuhkan,” jelas Erick.
Dengan mengusung slogan “Mudah, Cepat, dan Responsif”, Dispusip Bojonegoro optimistis layanan digital tersebut mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik sekaligus mendorong minat baca masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
Tak hanya itu, Dispusip Bojonegoro saat ini juga tengah membuka agenda Lomba Bertutur yang masih memasuki tahap pendaftaran hingga 31 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan literasi dan pengembangan budaya membaca di kalangan pelajar.
“Untuk agenda yang sedang berjalan, saat ini ada Lomba Bertutur dan proses pendaftarannya masih dibuka sampai 31 Mei mendatang,” pungkas Erick Firdaus. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,