BOJONEGOROtimes.Id – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui agenda rapat rutin dan anjangsana yang digelar di kediaman Munir, wartawan Trans Bojonegoro, di Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dengan dihadiri anggota PJI Bojonegoro serta perwakilan dari PJI Lamongan.
Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarsesama jurnalis sekaligus memperkuat arah organisasi ke depan.
Suasana kekeluargaan terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan berlangsung.
Dalam pertemuan itu, para anggota membahas sejumlah program organisasi yang akan dijalankan dalam waktu dekat.
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah rencana bantuan pemasangan listrik bagi warga kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.
Program tersebut disiapkan sebagai bentuk kontribusi nyata insan pers terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Selain membantu kebutuhan dasar warga, program itu juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dewan Penasehat PJI Bojonegoro, Sutrisno atau yang akrab disapa Mbah Alex, memberikan pesan moral kepada seluruh anggota yang hadir.
Ia menekankan bahwa profesi jurnalis tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada publik, namun juga harus memiliki rasa kepedulian sosial.
Menurutnya, menjaga hubungan baik dan membantu masyarakat merupakan bagian penting dari nilai kemanusiaan yang harus dijaga insan pers.
“Jurnalis bukan sekadar membuat berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat,” ujar Mbah Alex.
Diskusi internal organisasi berlangsung santai namun tetap produktif dengan berbagai masukan dari peserta rapat.
Pembahasan mencakup peningkatan solidaritas anggota, penguatan organisasi, hingga komitmen menjaga profesionalisme jurnalistik.
Para anggota tampak antusias memberikan ide dan pandangan demi kemajuan organisasi di masa mendatang.
Kebersamaan yang terbangun menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga eksistensi organisasi pers tersebut.
Ketua PJI Bojonegoro, Syamsul Anam, mengapresiasi seluruh anggota yang hadir dan tetap menjaga kekompakan organisasi.
Ia berharap semangat kebersamaan dan solidaritas yang telah terjalin selama ini terus dipertahankan.
Menurutnya, organisasi yang kuat lahir dari komunikasi dan hubungan yang baik antaranggota.
“Semoga kekompakan ini terus terjaga dan membawa PJI semakin maju serta bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPC PJI Lamongan, Ir Handoyo, menyebut kehadiran pihaknya menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarwilayah.
Ia menilai sinergi antardaerah sangat penting untuk membangun organisasi pers yang solid dan profesional di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat.
Selain itu, kolaborasi antaranggota dinilai mampu memperkuat peran media sebagai kontrol sosial di masyarakat.
“Kami ingin tetap guyub, saling mendukung, dan menjaga visi bersama dalam membangun organisasi,” kata Handoyo.
Handoyo juga menegaskan bahwa jaringan media yang tergabung dalam PJI memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh anggota agar selalu menjaga integritas dan tanggung jawab dalam setiap pemberitaan.
Menurutnya, profesionalisme harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Ketika satu berita tayang, banyak media bisa bergerak bersama. Kekuatan itu harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Melalui kegiatan rutin semacam ini, PJI Bojonegoro dan PJI Lamongan diharapkan semakin solid dalam membangun organisasi yang profesional dan humanis.
Tidak hanya memperkuat hubungan antarsesama jurnalis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen terhadap sosial dan profesionalisme dinilai menjadi modal penting bagi organisasi pers di era modern saat ini.
Dengan semangat kebersamaan, PJI optimistis mampu terus memberikan kontribusi positif bagi publik. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,