LAMONGAN – Kodim 0812 Lamongan terus memperkuat persiapan pelaksanaan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang akan segera diresmikan di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan.
Sebagai bentuk pengawalan program, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo memberikan pembekalan langsung kepada para Babinsa dan kepala desa di Aula Makodim 0812/Lamongan.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh proses pembentukan koperasi berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat desa.
Sebanyak 20 titik KDKMP dijadwalkan akan diluncurkan secara serentak dalam waktu dekat.
Dalam arahannya, Dandim menegaskan bahwa koperasi desa harus dikelola secara profesional dan transparan agar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Ia meminta seluruh pihak, khususnya Babinsa dan kepala desa, aktif melakukan pendampingan sejak proses sosialisasi hingga pembentukan kepengurusan koperasi.
Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dipercaya mengelola koperasi.
“Program ini harus dijalankan dengan serius. Pilih pengurus yang benar-benar punya integritas, kemampuan, dan niat bekerja untuk kepentingan warga,” ujar Letkol Inf Deni.
Selain itu, proses rekrutmen pengurus diminta dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat desa.
Tokoh masyarakat, pemuda, kelompok perempuan, hingga pelaku UMKM didorong ikut terlibat agar koperasi mampu mewakili kebutuhan warga secara luas.
Dandim juga mengingatkan agar tidak ada praktik titipan maupun kepentingan pribadi dalam penentuan pengurus koperasi.
“Babinsa harus aktif mengawasi di lapangan. Jangan sampai ada kepentingan tertentu yang justru merugikan masyarakat,” tegasnya.
Suasana pengarahan berlangsung interaktif dengan adanya sesi dialog antara peserta dan jajaran Kodim 0812/Lamongan.
Sejumlah kepala desa menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari rendahnya pemahaman masyarakat tentang koperasi hingga persoalan pengelolaan administrasi dan keuangan.
Menanggapi hal tersebut, Dandim mendorong adanya pelatihan dan pendampingan manajemen koperasi bagi pengurus yang nantinya terpilih.
Langkah itu dinilai penting agar koperasi dapat berkembang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu kepala desa yang mengikuti kegiatan mengaku optimistis setelah mendapatkan penjelasan langsung dari Dandim dan staf Kodim.
Ia menilai arahan tersebut memberikan gambaran jelas mengenai tahapan pembentukan hingga tata kelola koperasi yang baik.
“Kami jadi lebih memahami peran masing-masing. Harapannya koperasi ini benar-benar bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat desa,” ungkapnya.
Sinergi antara pemerintah desa dan Babinsa disebut menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
Menjelang peluncuran resmi 20 titik KDKMP, Kodim 0812/Lamongan berharap seluruh unsur di desa tetap menjaga kekompakan dan komunikasi.
Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat perekonomian warga di tingkat desa.
Dandim menegaskan bahwa keberhasilan koperasi akan membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kalau koperasi berkembang, ekonomi desa ikut tumbuh. Desa kuat akan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan daerah dan negara,” pungkas Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,