‎PLN UP3 Bojonegoro Perkuat Ekonomi Desa, 48 Koperasi Merah Putih Nyala Serentak

BOJONEGOROtimes.Id – PT PLN (Persero) UP3 Bojonegoro kembali memperkuat dukungannya terhadap pembangunan ekonomi berbasis desa.

‎Melalui program penyalaan listrik serentak, PLN menghadirkan akses listrik bagi 48 Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang berada di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, Jumat (22/5/2026).

‎Program ini menjadi bagian dari langkah nyata PLN dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa agar semakin berkembang dan produktif.

‎Proses penyalaan dilakukan langsung oleh jajaran PLN UP3 Bojonegoro yang dipimpin Manager PLN UP3 Bojonegoro, Danang Setiawan.

‎Kegiatan tersebut turut melibatkan para Assistant Manager dan Manager Unit Layanan Pelanggan yang diterjunkan ke sejumlah lokasi berbeda.

‎Kehadiran tim PLN di lapangan memastikan seluruh proses penyambungan berjalan aman, cepat, dan sesuai standar pelayanan kelistrikan yang berlaku.

‎Sebelum pelaksanaan penyalaan, PLN lebih dulu menggelar apel kesiapan petugas penyambungan.

‎Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan koordinasi sekaligus memastikan seluruh personel memahami prosedur keselamatan kerja dan teknis pelayanan.

‎Dengan persiapan tersebut, PLN ingin memberikan layanan yang optimal sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat desa.

‎Data PLN UP3 Bojonegoro mencatat hingga 21 Mei 2026 telah ada 415 lokasi Koperasi Desa Merah Putih yang tersambung listrik di tiga kabupaten tersebut.

‎Setelah penambahan 48 titik terbaru, jumlah keseluruhan koperasi desa yang menikmati layanan listrik PLN kini mencapai 463 lokasi.

‎Capaian ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses energi hingga ke wilayah pedesaan.

‎Manager PLN UP3 Bojonegoro, Danang Setiawan, menegaskan bahwa keberadaan listrik memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas koperasi desa sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

‎Menurutnya, listrik yang andal akan membantu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperluas peluang ekonomi warga di desa.

‎“Penyalaan serentak ini menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan listrik yang aman, andal, dan mampu menunjang berbagai kegiatan produktif,” ujar Danang Setiawan.

Dalam proses penyambungan tersebut, petugas PLN juga melakukan pengecekan kesiapan jaringan serta instalasi pelanggan.

‎Langkah itu dilakukan agar pasokan listrik dapat beroperasi dengan aman dan stabil.

‎Selain penyalaan listrik, masyarakat turut mendapatkan edukasi mengenai penggunaan kWh meter, keselamatan ketenagalistrikan, hingga pemahaman terkait kualitas tegangan listrik.

‎Melalui program ini, PLN berharap kehadiran listrik mampu mendukung perkembangan usaha desa serta meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

‎PLN juga terus mendorong masyarakat untuk beralih menuju pemanfaatan energi listrik yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan sebagai bagian dari transformasi energi di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed