‎BLT Buruh Rokok Bojonegoro Cair, Wabup Ingatkan Prioritas Penggunaan Dana

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 bagi buruh pabrik rokok.

‎Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp13,975 miliar untuk 15.972 buruh, baik yang bekerja di Bojonegoro maupun luar daerah.

‎Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp875 ribu. Penyaluran simbolis berlangsung di Aula PT Kareb Alam Sejahtera, Rabu (20/5/2026).

‎Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa besaran bantuan disesuaikan kemampuan anggaran daerah yang bersumber dari dana transfer DBH migas.

‎Meski nominal tahun ini berbeda dibanding sebelumnya, ia meminta masyarakat tetap bersyukur karena tidak semua daerah memperoleh program serupa.

‎“Maka menempatkan prioritas dalam penggunaan anggaran menjadi keharusan,” tegas Nurul Azizah.

‎Pemkab Bojonegoro mencatat terdapat 42 perusahaan rokok di wilayah Bojonegoro dan 6 perusahaan luar daerah yang pekerjanya berasal dari Bojonegoro turut menerima BLT DBHCHT.

‎Salah satu perusahaan penerima yakni PT Kareb Alam Sejahtera dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 2.804 karyawan.

‎Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan para pekerja dan keluarganya.

‎Kepala Divisi Produksi PT Kareb Alam Sejahtera, Sutrisno, mengapresiasi perhatian Pemkab Bojonegoro terhadap para buruh pabrik rokok.

‎Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para pekerja.

‎“Secara keseluruhan, kami seluruh karyawan mengucapkan terima kasih banyak,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro Agus Susetyo menegaskan penyaluran BLT dilakukan secara akuntabel dan transparan.

‎Program ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para buruh pabrik rokok yang menjadi penerima bantuan.

‎“Ini untuk memberikan kepastian penyaluran yang akuntabel dan transparan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *