BOJONEGOROtimes.Id – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 oleh Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro mendapat apresiasi dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bojonegoro.
Program tersebut dinilai membantu para buruh pabrik rokok sekaligus menunjukkan kesigapan pemerintah daerah dalam mempercepat pencairan bantuan.
Ketua SPSI Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati, menyebut Bojonegoro menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang berhasil mencairkan BLT DBHCHT tahun ini.
Menurutnya, pencairan yang lebih cepat menjadi kabar baik bagi para pekerja dibanding tahun-tahun sebelumnya yang biasanya terealisasi di akhir tahun.
“Bojonegoro menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang cair pertama kali, baik untuk lintas wilayah maupun internal kabupaten,” ujar Anis.
Selain cepat, sistem penyaluran tahun ini juga dinilai lebih merata.
Meski nominal bantuan per penerima sebesar Rp875 ribu mengalami penyesuaian dibanding tahun lalu, seluruh buruh pabrik rokok dipastikan menerima bantuan tanpa ada yang terlewat.
“Meski nominalnya berbeda dari tahun kemarin, tetapi tahun ini semuanya dapat. Tahun lalu masih ada ratusan pekerja yang tidak menerima,” jelasnya.
Anis menambahkan keberhasilan penyaluran BLT DBHCHT 2026 tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan serikat pekerja.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bojonegoro, termasuk Wakil Bupati dan Dinas Sosial, atas komunikasi dan kerja sama yang dinilai berjalan sangat baik. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,