BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menggelar tradisi budaya Ruwatan Murwakala Tahun 2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026 di kawasan wisata Khayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.
Tradisi tersebut menjadi bagian peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau Bulan Sura dalam penanggalan Jawa.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga warisan budaya leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina mengatakan, Ruwatan Murwakala bukan hanya ritual adat semata, tetapi memiliki nilai spiritual dan budaya yang kuat bagi masyarakat Jawa.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mengikuti tradisi tersebut secara terbuka.
“Ruwatan Murwakala bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga bagian dari identitas dan kearifan lokal masyarakat Jawa yang perlu terus dilestarikan,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia berharap generasi muda semakin bangga terhadap budaya lokal Bojonegoro.
Pendaftaran peserta dibuka sejak 11 Mei hingga 5 Juni 2026 pada hari kerja atau sampai kuota terpenuhi.
Peserta wajib merupakan warga Kabupaten Bojonegoro dengan bukti KTP atau KK dan tersedia kuota sebanyak 100 peserta sukerta.
Selain itu, peserta diwajibkan mengikuti technical meeting pada 9 Juni 2026 di kantor Disbudpar Bojonegoro.
“Pendaftaran akan ditutup sewaktu-waktu apabila kuota sudah penuh,” tambah Elzadeba.
Dalam pelaksanaannya, peserta diminta mengenakan pakaian bernuansa putih, baik busana adat Jawa maupun pakaian sopan lainnya.
Meski pelaksanaan ruwatan tidak dipungut biaya, peserta tetap dikenakan tiket masuk kawasan wisata Khayangan Api sesuai aturan yang berlaku.
Elzadeba menjelaskan, terdapat sekitar 60 kategori sukerta yang dapat mengikuti prosesi ruwatan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kegiatan ini mampu memperkuat nilai spiritual masyarakat sekaligus mendukung wisata budaya dan perputaran ekonomi pelaku UMKM lokal. (*)













Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,