LAMONGAN – Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi banjir saat musim hujan terus digencarkan di Kabupaten Lamongan.
Salah satunya melalui kegiatan kerja bakti pembersihan sungai yang dilaksanakan di Desa Balun, Kecamatan Turi, Selasa (21/04/2026).
Aksi ini melibatkan Babinsa Koramil 0812/03 Turi bersama masyarakat setempat dan sejumlah instansi terkait.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan, khususnya aliran sungai yang kerap dipenuhi sampah.
Dengan semangat gotong royong, para peserta bahu-membahu membersihkan berbagai jenis limbah yang menyumbat aliran air.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir risiko banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari Yayasan Sungai Watch Indonesia, Muspika Kecamatan Turi, anggota Polsek Turi, hingga perwakilan Dinas SDA dan DLH Kabupaten Lamongan.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan adanya kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Tidak hanya aparat, warga pun tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari.
Mereka bekerja sama mengangkat sampah plastik dan membersihkan vegetasi liar yang menghambat aliran sungai.
Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai.
Babinsa Koramil 0812/03 Turi, Sertu Muktadin, menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan pada normalisasi aliran sungai dari tumpukan sampah.
Ia mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
“Fokus utama hari ini adalah membersihkan dan menormalkan aliran sungai agar kembali lancar. Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak yang turut membantu warga Desa Balun,” ujarnya.
Menurutnya, aksi bersama seperti ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Sementara itu, Danramil 0812/03 Turi Kapten Inf Tri Prastyohadi juga memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai keterlibatan berbagai elemen menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kondisi lingkungan di wilayah Lamongan.
“Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dan instansi terkait. Sungai memiliki peran vital bagi kehidupan, sehingga harus dijaga bersama,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, pihaknya juga menyoroti peran Yayasan Sungai Watch Indonesia yang dinilai membawa pendekatan modern dalam pengelolaan sampah.
Menurutnya, kehadiran komunitas tersebut memberikan nilai tambah dalam upaya penanganan persoalan lingkungan.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa lingkungan yang bersih merupakan investasi penting bagi kesehatan dan masa depan generasi mendatang. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,