Babinsa Sarirejo Kawal Lahan Pasca Panen di Desa Gempoltukmloko Demi Ketahanan Pangan Lamongan

LAMONGAN – Komitmen TNI dalam mendukung program Ketahanan Pangan (Hanpangan) nasional terus diwujudkan di wilayah teritorial.

‎Babinsa Koramil 0812/25 Sarirejo, Serka Widodo bersama Serda Suwito, turun langsung mendampingi petani di Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Minggu (01/03/2026).

‎Pendampingan dilakukan pada tahap pasca panen padi dengan fokus pada pengelolaan dan persiapan lahan.

‎Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas pertanian.

Kehadiran Babinsa sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat tani.

‎Pasca panen merupakan fase krusial yang menentukan keberhasilan musim tanam berikutnya.

Babinsa berperan aktif memberikan motivasi serta pendampingan teknis kepada petani.

‎Mulai dari pembersihan sisa jerami hingga pengolahan tanah kembali menjadi perhatian utama.

‎Hal ini dilakukan agar lahan tetap subur dan siap ditanami kembali secara optimal.

‎Serka Widodo menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa tidak berhenti pada masa panen saja.

Ia menyebut, komunikasi dan evaluasi bersama petani menjadi bagian penting dalam peningkatan hasil pertanian.

‎“Kami tidak hanya hadir saat panen. Kami berdiskusi dengan petani, mengevaluasi kendala musim lalu, serta menyusun strategi agar musim tanam berikutnya bisa menghasilkan panen yang lebih baik,” ujarnya.

‎Menurutnya, semangat petani harus terus dijaga agar produksi tetap stabil.

‎Para petani Desa Gempoltukmloko menyambut baik pendampingan tersebut.

Mereka merasa terbantu dengan adanya komunikasi langsung bersama Babinsa.

‎Berbagai persoalan seperti pengairan dan distribusi pupuk dapat disampaikan lebih cepat.

‎Kehadiran TNI di tengah sawah dinilai memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril.

‎Secara terpisah, Danramil 0812/25 Sarirejo menekankan pentingnya peran Babinsa dalam mendukung program nasional.

Seluruh personel diinstruksikan untuk selalu aktif berada di tengah masyarakat.

‎“Babinsa harus menjadi penggerak sekaligus pendamping masyarakat, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan wilayah,” tegasnya.

‎Ia berharap sinergitas TNI dan petani terus terjalin demi menjaga stabilitas stok pangan daerah.

‎Dengan pendampingan berkelanjutan ini, diharapkan sektor pertanian di Sarirejo tetap produktif.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi nyata TNI AD dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

‎Kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terbukti melalui aksi nyata di lapangan.

‎Upaya bersama ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan Lamongan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *