‎Gemarikan di Dander, Bupati Bojonegoro Ajak Keluarga Biasakan Anak Makan Ikan

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menggaungkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk mendorong pola konsumsi pangan bergizi di keluarga.

‎Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri kegiatan Gemarikan di Balai Desa Dander, Kecamatan Dander, Selasa (1/9/2026).

‎Kegiatan yang digelar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro itu menyasar penerima manfaat, terutama balita bersama ibu atau pendamping keluarga.

‎Hadir pula Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Camat Dander, serta jajaran terkait.

‎Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketersediaan ikan untuk konsumsi dan pengolahan.

‎Bupati Setyo Wahono menilai keluarga, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan makan sehat bagi anak.

‎Karena itu, konsumsi ikan perlu dikenalkan sejak usia dini sebagai salah satu sumber protein yang bergizi dan relatif terjangkau.

‎Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.

‎”Yang perlu kita mulai adalah membiasakan keluarga, terutama anak-anak, untuk makan ikan. Kita mulai dari ibu, kemudian dibiasakan kepada anak-anak dan bapak-bapaknya,” ujar Setyo Wahono.

‎Menurutnya, masyarakat tidak harus terpaku pada satu jenis ikan karena banyak pilihan yang dapat dikonsumsi.

‎Lele, mujair, gurami hingga ikan teri dapat diolah menjadi berbagai menu.

‎Selain dikonsumsi langsung, ikan juga dapat dikembangkan menjadi produk olahan seperti bakso ikan.

‎Selain berdampak pada kesehatan, Gemarikan dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

‎Bupati melihat Dander memiliki potensi untuk mengembangkan budidaya ikan sekaligus mengolah hasilnya menjadi produk kuliner bernilai tambah.

‎Potensi tersebut dinilai bisa mendukung perekonomian masyarakat setempat.

‎”Dander ini potensial menjadi salah satu pionir peternakan ikan, baik lele, mujair maupun gurami. Hasilnya tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk dan kuliner masyarakat,” jelasnya.

‎Bupati berharap Gemarikan tidak sebatas menjadi kegiatan seremonial atau sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan keluarga.

‎Dengan membiasakan anak mengonsumsi ikan sejak dini, masyarakat diharapkan semakin sehat sekaligus mampu mengembangkan potensi perikanan sebagai peluang usaha.

‎”Mari kita membangun Bojonegoro yang sehat. Kita mulai dengan membiasakan anak-anak kita makan ikan melalui Gemarikan,” pungkasnya.

‎Kegiatan Gemarikan kemudian ditutup dengan penyerahan paket secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro kepada perwakilan penerima manfaat.

‎Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap gerakan tersebut terus berkembang dan menjadi kebiasaan masyarakat.

‎Dengan demikian, konsumsi ikan dapat mendukung pemenuhan gizi sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis perikanan. (Prokopim)