LAMONGAN — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Lamongan.
Bati Tuud Koramil 0812/19 Laren, Pelda Suhadi, bersama Babinsa turun langsung ke sawah Desa Brangsi, Kecamatan Laren, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pertanian dan Peternakan Lamongan serta kelompok tani setempat.
Mereka bersama-sama mempercepat masa tanam padi untuk menjaga ketersediaan pangan.
Di tengah hamparan sawah, personel Koramil Laren ikut menanam bibit padi bersama para petani.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari sinergi TNI dengan sektor pertanian di tingkat desa.
Selain mendorong percepatan tanam, Babinsa juga membantu petani menghadapi berbagai kendala selama proses budidaya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung peningkatan hasil panen.
Pelda Suhadi mengatakan, kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan.
Pendampingan tidak hanya dilakukan ketika penanaman, tetapi berlanjut hingga pemeliharaan dan masa panen.
“Kami ingin memastikan para petani mendapatkan pendampingan dan dukungan secara optimal dari proses tanam sampai panen,” ujar Pelda Suhadi.
Sinergi dengan Dinas Pertanian juga menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas petani.
Koordinasi di lapangan mencakup pengelolaan irigasi, ketersediaan benih serta pemanfaatan pupuk secara tepat.
Melalui tanam bersama ini, petani Desa Brangsi diharapkan mampu memperoleh hasil maksimal.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat peran Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Timur. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,