LAMONGAN – Memasuki hari ke-40 sejak KMN Entok dilaporkan hilang saat melaut, Kepolisian Lamongan terus berupaya melakukan pencarian secara intensif.
Satpolairud Polres Lamongan bersama Basarnas dan sejumlah instansi maritim menggelar operasi gabungan menuju Perairan Kangean yang diduga menjadi lokasi terakhir kapal terdeteksi.
Operasi tersebut difasilitasi Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur dengan melibatkan unsur Basarnas, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Baharkam Polri, personel SAR Lamongan, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, serta perwakilan keluarga anak buah kapal (ABK).
Kehadiran keluarga menjadi bagian dari komitmen keterbukaan selama proses pencarian berlangsung.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh unsur terus bersinergi agar pencarian dapat berjalan maksimal, khususnya di wilayah yang diperkirakan menjadi titik terakhir keberadaan KMN Entok.
”Kasat Polairud Polres Lamongan terus menginisiasi dan mengoordinasikan operasi pencarian bersama terhadap KMN Entok. Dengan melibatkan seluruh unsur terkait, termasuk perwakilan keluarga korban, diharapkan proses pencarian dapat berjalan maksimal. Kami berharap seluruh upaya ini dapat segera membuahkan hasil,” ujar IPDA M. Hamzaid, Selasa (14/7/2026). (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,