‎Program Kolega Bojonegoro Dimulai, Wabup Ajak Masyarakat Jadi Penggerak Ekonomi Lele

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

‎Salah satunya melalui Program Kolam Lele Keluarga (Kolega) yang mendorong warga memanfaatkan budidaya lele sebagai sumber penghasilan baru.

‎Program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan pelaku usaha perikanan yang mandiri di tingkat desa.

‎Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penerima manfaat Program Kolega di Balai Desa Pandantoyo, Kecamatan Temayang, Selasa (14/7/2026).

‎Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha budidaya lele secara berkelanjutan.

‎Dalam sambutannya, Nurul Azizah menegaskan bahwa keberhasilan Program Kolega membutuhkan semangat gotong royong, ketekunan, serta kemampuan berinovasi.

‎Menurutnya, permintaan pasar terhadap ikan lele, baik dalam bentuk segar maupun produk olahan, masih terus meningkat sehingga memiliki prospek usaha yang menjanjikan bagi masyarakat.

‎”Kami ingin masyarakat mengambil peluang ini. Jangan ragu untuk berinovasi menciptakan produk olahan lele yang unik dan bernilai jual tinggi. Pemkab Bojonegoro akan selalu hadir sebagai mitra yang siap mendukung usaha bapak dan ibu sekalian,” ujar Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah.

‎Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pelaksanaan program tersebut.

‎Kolaborasi itu diharapkan mampu memperluas akses pembinaan, pemasaran, hingga pengembangan usaha sehingga manfaat Program Kolega dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

‎Setiap penerima manfaat akan memperoleh paket bantuan berupa tiga kolam terpal berdiameter dua meter, sebanyak 3.000 ekor bibit lele, tiga buah seser, 300 kilogram pakan awal, serta tiga liter prebiotik.

‎Bantuan tersebut disiapkan sebagai modal awal agar peserta dapat langsung memulai usaha budidaya lele di lingkungan masing-masing.

‎Melalui Program Kolega, Pemkab Bojonegoro berharap lahir kelompok-kelompok usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menjadikan desa sebagai sentra produksi lele.

‎Bimtek tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Kepala Desa Pandantoyo, serta Sekretaris Kecamatan Temayang. (Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *