LAMONGAN – Upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional terus dilakukan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Lamongan.
Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Tanam Padi Petak Studi PPHT (Penerapan Pengendalian Hama Terpadu) yang digelar di Dusun Ngablak, Desa Prijekngablak, Kecamatan Karanggeneng, Selasa (05/05/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Kelompok Tani Rame Gawe 2 bersama unsur Forkopimcam dan jajaran pertanian.
Program ini menjadi bagian dari Sekolah Lapang yang bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai metode budidaya padi yang efektif, hemat biaya, serta lebih ramah lingkungan.
Sejumlah pejabat dan stakeholder turut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Dr. Mugito, Camat Karanggeneng Dian Sukmana, Pelda Wardoyo mewakili Danramil 0812/15 Karanggeneng, serta Aiptu Beny yang hadir mewakili Kapolsek Karanggeneng.
Turut hadir pula Koordinator POPT Mastur MMA, Kepala Desa Prijekngablak Tarmuji, jajaran PPL pertanian, serta sekitar 20 peserta Sekolah Lapang dari Poktan Rame Gawe 2.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Karanggeneng.
Mewakili Danramil 0812/15 Karanggeneng, Pelda Wardoyo menegaskan bahwa TNI akan terus hadir mendampingi para petani dalam setiap tahapan pertanian.
Menurutnya, pendampingan tersebut penting guna memastikan proses tanam hingga panen dapat berjalan optimal.
“Kami akan terus bersinergi bersama dinas terkait dan kelompok tani untuk mendukung keberhasilan musim tanam. Harapannya, produksi pertanian meningkat dan program swasembada pangan bisa tercapai,” ujar Pelda Wardoyo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari para pejabat yang hadir.
Setelah itu, seluruh peserta mengikuti aksi tanam padi bersama di lahan petak studi PPHT sebagai bentuk praktik langsung penerapan teknik pertanian terpadu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan menekankan pentingnya inovasi pertanian melalui penerapan PPHT.
Metode tersebut dinilai mampu membantu petani mengurangi serangan hama sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan hingga ditutup dengan doa bersama.
Para peserta berharap musim tanam tahun ini berjalan lancar, terbebas dari gangguan hama, dan mampu memberikan hasil panen melimpah bagi masyarakat Desa Prijekngablak. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,