BOJONEGOROtimes.Id – Menjelang pengumuman kelulusan SMA/SMK dan MA tahun 2026, Polsek Bojonegoro Kota melakukan koordinasi dengan sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Bojonegoro.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif saat pengumuman berlangsung.
Mayoritas sekolah memilih metode daring agar siswa tidak perlu datang ke sekolah.
Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Agus Elfauzi, S.Sos., M.M., mengatakan sebagian besar sekolah menggunakan website resmi maupun grup WhatsApp untuk menyampaikan hasil kelulusan.
Kebijakan tersebut juga disertai larangan bagi siswa kelas 12 untuk hadir langsung ke sekolah.
Upaya ini dinilai efektif mencegah kerumunan dan aksi euforia berlebihan.
“Seluruh sekolah sepakat tidak mengadakan perayaan kelulusan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Siswa juga diimbau tidak melakukan konvoi maupun coret-coret seragam,” ujar Kompol Agus.
Selain pengumuman online di sekolah negeri, sejumlah sekolah swasta di Bojonegoro juga menerapkan metode serupa dengan pengawasan terbatas.
Polsek Bojonegoro Kota turut meningkatkan patroli dan monitoring di sejumlah titik guna mengantisipasi gangguan keamanan selama momentum kelulusan berlangsung. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,