‎PJI Lamongan Siapkan Sambang Desa 2026, Jurnalis Didorong Jadi Mitra Pembangunan

LAMONGAN – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) DPC Lamongan kembali menunjukkan semangat kebersamaan dalam rapat rutin yang digelar pada Minggu (3/5/2026) dengan suasana hangat dan penuh gagasan membangun.

‎Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan anggota untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.

‎Diskusi berjalan aktif dengan berbagai masukan yang menandai tingginya kepedulian anggota terhadap perkembangan organisasi.

‎Semangat kolektif yang tercipta menjadi energi baru untuk membawa PJI Lamongan semakin maju dan berdaya.

‎Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPC PJI Lamongan, Ir. Handoyo, yang menekankan pentingnya konsistensi dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.

‎Menurutnya, organisasi profesi tidak akan berkembang apabila pengurus dan anggota tidak memiliki komitmen aktif dalam setiap agenda yang dijalankan.

‎Ia juga menegaskan bahwa disiplin organisasi harus dijaga demi menjaga nama baik dan marwah PJI Lamongan di tengah masyarakat.

‎Sikap tegas tersebut mendapat dukungan dari anggota yang hadir dalam rapat.

‎“Kita harus menjaga kreativitas dan tanggung jawab sebagai jurnalis. Organisasi ini tidak akan berjalan baik jika ada pengurus yang tidak aktif. Karena itu, keputusan terkait sanksi bagi anggota yang melanggar merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga marwah organisasi,” ujar Ir. Handoyo dalam arahannya.

‎Selain membahas evaluasi internal, rapat juga menyoroti persiapan program Sambang Desa yang direncanakan kembali berlangsung pada Mei 2026.

‎Program tersebut dinilai menjadi salah satu agenda penting karena mampu memperkuat hubungan antara jurnalis, pemerintah desa, serta lembaga pendidikan di Kabupaten Lamongan.

‎Kehadiran insan pers di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui edukasi, informasi, dan penguatan pembangunan desa.

‎Program ini pun disambut antusias oleh seluruh anggota.

‎“Sambang Desa bukan hanya kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi wadah untuk memberikan penguatan nyata bagi desa dan sekolah. Jurnalis harus hadir sebagai mitra pembangunan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah Handoyo.

‎Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Diklat DPC PJI Lamongan, Bambang S., turut memberikan motivasi kepada seluruh anggota agar semakin aktif berkontribusi bagi organisasi.

‎Ia menilai keberadaan organisasi profesi jurnalis harus mampu memberi dampak positif bagi daerah, bukan sekadar menjadi tempat berkumpul semata.

‎Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap persoalan daerah dinilai menjadi kekuatan utama dalam membesarkan organisasi.

‎Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk terus bergerak dan berkarya bersama.

‎“Saya ingin menekankan kepada seluruh anggota, mari berbuat untuk menghidupkan organisasi, bukan hanya hidup di organisasi. Jika kita solid dan aktif, maka berbagai persoalan daerah bisa disikapi bersama, dan pemerintah pun akan melihat bahwa organisasi profesi jurnalis memiliki peran penting,” tegas Bambang S.

‎Sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu Budi Mulyono atau yang akrab disapa Budi Bolang berlangsung interaktif dan penuh keterbukaan.

‎Berbagai masukan serta persoalan organisasi disampaikan langsung oleh anggota dan dijawab secara terbuka oleh Ketua DPC PJI Lamongan.

‎Suasana tersebut menciptakan komunikasi yang sehat dan mempererat hubungan antaranggota dalam membangun organisasi yang lebih kuat.

‎Dialog yang berlangsung hangat juga membuat seluruh peserta merasa dilibatkan dalam menentukan arah organisasi.

‎“Diskusi seperti ini sangat penting agar semua anggota merasa didengar. Penjelasan langsung dari ketua membuat arah organisasi semakin jelas dan mudah dipahami bersama,” ungkap Budi Bolang.

‎Dalam rapat tersebut, anggota juga menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penguatan pemberitaan kolektif sebagai ciri khas PJI Lamongan.

‎Selain itu, jadwal rapat rutin yang sebelumnya digelar dua bulan sekali kini diubah menjadi setiap bulan pada awal minggu kedua demi memperkuat koordinasi dan komunikasi antaranggota.

‎Evaluasi kinerja organisasi juga akan dilakukan secara berkala berdasarkan temuan dan masukan anggota di lapangan.

‎Kesepakatan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas organisasi ke depan.

‎Rapat yang berlangsung hingga pukul 13.45 WIB itu berjalan lancar dengan suasana penuh semangat dan kekeluargaan.

‎Dinamika diskusi yang terbuka menunjukkan komitmen kuat seluruh anggota untuk terus membesarkan PJI Lamongan sebagai organisasi profesi yang aktif, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat.

‎Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, PJI Lamongan optimistis mampu memperkuat peran jurnalis dalam mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Lamongan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed