LAMONGAN – Suasana ceria terlihat di halaman Mapolres Lamongan saat Sat Samapta Polres Lamongan menggelar kegiatan SASANA atau Samapta Sahabat Anak, Selasa (28/4/2026).
Program edukatif tersebut diikuti siswa-siswi KB/RA Muslimat NU Sunan Giri Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio.
Kegiatan berlangsung hangat dengan berbagai interaksi menarik antara polisi dan anak-anak usia dini.
Melalui pendekatan yang ramah, polisi mengenalkan tugas kepolisian dengan cara menyenangkan.
Dalam kegiatan itu, Kasat Samapta Polres Lamongan AKP Yossy Eka S.H bersama anggota Sat Samapta hadir mendampingi para peserta.
Sebanyak 41 siswa dan 5 guru pendamping mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas santai dan edukatif.
Anak-anak diajak mengenal lingkungan kepolisian sekaligus belajar tentang pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan juga menjadi sarana belajar di luar kelas yang mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa.
Berbagai materi ringan diberikan kepada anak-anak, mulai dari pengenalan profesi polisi hingga tata tertib berlalu lintas sederhana.
Personel Sat Samapta menyampaikan edukasi dengan metode interaktif agar mudah dipahami anak usia dini.
Suasana penuh tawa terlihat ketika siswa diajak berkomunikasi langsung dan bermain bersama anggota polisi.
Pendekatan tersebut membuat anak-anak merasa nyaman dan tidak takut terhadap aparat kepolisian.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M Hamzaid mengatakan bahwa program SASANA merupakan salah satu upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat sejak usia dini.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membangun hubungan emosional yang positif antara polisi dan anak-anak.
Selain itu, program ini juga menjadi media menanamkan karakter disiplin dan kepatuhan terhadap aturan sejak kecil.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak memiliki keberanian, rasa aman, dan semakin memahami pentingnya hidup tertib,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan karakter perlu diberikan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sadar hukum dan bertanggung jawab.
Kegiatan seperti SASANA juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara institusi pendidikan dengan kepolisian.
Dengan komunikasi yang baik, pembentukan karakter positif pada anak dapat dilakukan secara bersama-sama.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, sehingga penting bagi kami untuk hadir memberikan edukasi yang positif dan menyenangkan,” tutup IPDA Hamzaid. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,