BOJONEGOROtimes.Id – Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat upaya perlindungan bagi warga lanjut usia, khususnya yang masuk kategori rentan.
Melalui program pendampingan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), langkah konkret kembali dilakukan.
Salah satunya dengan memfasilitasi pemindahan seorang lansia berkebutuhan khusus ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) PSTW Pasuruan, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026, sebagai bagian dari layanan berkelanjutan pemerintah daerah.
Pemindahan ini bukan sekadar relokasi tempat tinggal, melainkan strategi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Di fasilitas tersebut, lansia akan memperoleh layanan kesehatan yang lebih terjamin dan pemenuhan kebutuhan gizi yang memadai.
Selain itu, lingkungan sosial yang lebih kondusif juga menjadi pertimbangan utama dalam proses pemindahan.
Dengan demikian, lansia dapat menjalani masa tua dengan rasa aman dan nyaman.
Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Bojonegoro, Nafiatin Ni’mah, menegaskan pentingnya perlindungan bagi lansia terlantar.
Menurutnya, setiap warga lanjut usia berhak mendapatkan kehidupan yang layak dan bermartabat.
“Tidak boleh ada lansia terlantar di Bojonegoro. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh mereka,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa langkah ini menjadi bukti nyata komitmen negara dalam memberikan perlindungan sosial.
Lebih lanjut, Nafiatin menjelaskan bahwa seluruh proses telah melalui asesmen menyeluruh sebelum dilakukan pemindahan.
Hal ini bertujuan agar fasilitas yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan individu lansia tersebut.
“Di UPT PSTW, mereka mendapatkan layanan profesional, mulai dari perawatan kesehatan hingga pendampingan psikososial,” jelasnya.
Menurutnya, layanan tersebut sulit terpenuhi jika lansia tetap berada dalam kondisi tanpa pendampingan yang memadai.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya, terutama terhadap warga lanjut usia.
Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat membantu pemerintah dalam mengidentifikasi kasus-kasus serupa.
“Kami sangat mengapresiasi laporan warga. Kepedulian lingkungan menjadi kunci agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” tambahnya.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Program pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan, termasuk para lansia terlantar.
Dengan akses layanan yang lebih baik, diharapkan kesejahteraan sosial masyarakat dapat terus meningkat.
Pemerintah daerah pun optimistis langkah ini mampu menjaga kualitas hidup lansia secara berkelanjutan. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,