LAMONGAN – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan memastikan perayaan hari ulang tahun ke-59 Persela Lamongan berjalan aman melalui pengamanan intensif yang diawali apel kesiapan.
Kegiatan ini digelar pada Jumat malam (17/4/2026) di Lapangan Apel Mapolres Lamongan.
Ratusan personel diterjunkan guna mengantisipasi lonjakan massa suporter yang memadati pusat kota.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan selama perayaan berlangsung.
Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, didampingi Wakapolres dan jajaran pejabat utama.
Selain itu, personel dari Sat Brimob Polda Jawa Timur turut dilibatkan untuk memperkuat pengamanan.
Seluruh anggota yang terlibat telah disiagakan sesuai dengan surat perintah tugas masing-masing.
Kehadiran lintas satuan ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga situasi tetap terkendali.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa pengamanan perayaan Persela merupakan tanggung jawab penting bagi seluruh personel.
Ia menyebut momen ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga wujud kecintaan masyarakat terhadap klub kebanggaan Lamongan.
Karena itu, setiap anggota diminta menjalankan tugas secara profesional.
Pendekatan yang dilakukan harus mampu menciptakan rasa aman sekaligus nyaman bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan yang dinanti masyarakat. Tugas kita memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan kondusif,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk dukungan dari Sat Brimob Polda Jatim.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan. Tanpa kerja sama yang solid, situasi kondusif sulit terwujud.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga citra Polri di tengah masyarakat selama bertugas.
Personel diminta mengedepankan sikap humanis dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu persepsi negatif.
Selain itu, anggota di lapangan harus tetap sabar menghadapi berbagai situasi.
Hal ini penting agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.
“Jangan sampai ada tindakan arogan. Kedepankan pendekatan ramah dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan seluruh personel untuk tidak mudah terpancing provokasi.
Setiap potensi gangguan harus disikapi dengan bijak dan profesional. Dengan begitu, keamanan dapat terjaga tanpa menimbulkan konflik.
Untuk mendukung pelaksanaan tugas, seluruh personel diwajibkan membawa perlengkapan penunjang seperti senter dan peluit.
Peralatan tersebut digunakan untuk membantu pengawasan serta komunikasi di lapangan.
Pengamanan dilakukan di berbagai titik strategis, termasuk kawasan alun-alun dan jalur utama.
Selain itu, pengaturan lalu lintas juga menjadi fokus agar mobilitas masyarakat tetap lancar.
Usai apel, Kapolres bersama jajaran langsung turun ke lapangan untuk memantau jalannya kegiatan.
Kehadiran pimpinan di tengah masyarakat menjadi bentuk pelayanan langsung kepada publik.
Ia juga terlihat menyapa para suporter yang merayakan anniversary Persela. Interaksi tersebut sekaligus menciptakan suasana yang lebih akrab dan kondusif.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian perayaan anniversary Persela ke-59 dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Kapolres.
Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapan aparat dalam mengawal kegiatan besar masyarakat.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat pun dinilai berjalan dengan baik.
Situasi yang aman diharapkan dapat terus terjaga pada kegiatan serupa di masa mendatang. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,