BOJONEGOROtimes.Id – RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya menyerap kritik, saran, dan masukan masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan yang diawali dengan santunan kepada anak yatim ini berlangsung di Auditorium Selasih RSUD, Kamis sore (12/3/2026).
Forum tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama sejumlah pemangku kepentingan.
Selain Bupati, kegiatan juga dihadiri Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar, Komisi B dan Komisi C DPRD, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, serta perwakilan organisasi keagamaan dan direktur rumah sakit se-Kabupaten Bojonegoro.
Turut hadir pula pengelola Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ikut memberikan masukan terkait pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan pentingnya forum seperti ini untuk menampung aspirasi masyarakat terkait layanan kesehatan.
Menurutnya, rumah sakit ke depan harus beradaptasi dengan sistem layanan yang terintegrasi secara digital agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.
“Forum Konsultasi Publik ini penting, harapannya Pemkab bisa menerima kritik dan saran sebagai bahan evaluasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.
Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar menambahkan bahwa RSUD Sosodoro memiliki peran penting sebagai rujukan layanan kesehatan masyarakat.
Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan dan kelengkapan fasilitas medis menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah.
“Pelayanan menjadi kunci, karena obat dan ilmu medis tidak akan bermanfaat jika pelayanan tidak dilakukan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, dr. Ani Pujiningrum, menjelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik digelar sebagai sarana komunikasi dengan berbagai stakeholder.
Melalui forum ini, pihak rumah sakit berharap dapat menjaring berbagai masukan yang berguna untuk pengembangan pelayanan kesehatan di Bojonegoro.
“Kami berharap saran dan masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan peningkatan kualitas layanan RSUD,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa RSUD Sosodoro telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai rumah sakit pendidikan satelit bagi rumah sakit umum daerah.
Ke depan, RSUD juga berencana menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dalam pengembangan layanan medis, termasuk teknologi stem cell.
“Kedepannya kami akan bekerja sama dengan RSCM untuk pengembangan layanan stem cell,” pungkasnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,