BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memperluas Program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) pada 2026 dengan menyasar 4.400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Program ini menjadi salah satu upaya menekan kemiskinan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat membuka Bimbingan Teknis Program Gayatri di Kecamatan Dander, Selasa (21/7/2026).
Menurut Bupati, Program Gayatri dirancang bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun usaha yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan bagi keluarga.
Selain memenuhi kebutuhan gizi, hasil produksi telur diharapkan menjadi sumber penghasilan yang terus berkembang.
”Program ini kami siapkan agar masyarakat bisa berdiri di atas kaki sendiri. Bantuan ayam petelur diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus menjadi sumber pendapatan yang terus berkembang,” kata Bupati Setyo Wahono.
Program ini menyasar masyarakat Desil 1 hingga Desil 5 DTKS yang berada pada usia produktif dan memiliki kemauan mengembangkan usaha peternakan.
Pemkab juga memastikan seluruh penerima dipilih berdasarkan data yang valid agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Selain menerima bantuan ayam petelur, para penerima mendapatkan pendampingan dari Dinas Peternakan dan Perikanan, mulai dari teknik budidaya, kesehatan ternak, manajemen pakan hingga pengelolaan usaha.
Melalui langkah ini, Pemkab Bojonegoro berharap Program Gayatri mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan. (Prokopim)

















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,