‎Karang Taruna Teja Barat Ubah Tempe Jadi Usaha Mandiri Pemuda Pamekasan

PAMEKASAN – Karang Taruna Teja Barat Kembangkan Usaha Tempe Lokal Citra Karang Taruna yang dulu identik dengan kegiatan seremonial kini berubah di Desa Teja Barat, Kecamatan Pamekasan.

‎Para pemuda mulai membangun usaha produksi tempe secara mandiri dengan memanfaatkan modal swadaya dan alat sederhana.

‎Inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap kebutuhan gizi masyarakat yang dinilai masih terbatas akibat mahalnya protein hewani di desa.

‎Tempe dipilih karena mudah diproduksi dan bahan bakunya tersedia lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

‎Ketua Karang Taruna Teja Barat, Dwi Ari Oktaufikur Rachman mengatakan gagasan tersebut muncul dari keinginan menghadirkan pangan terjangkau.

‎“Tujuan kami sederhana, menyediakan sumber protein murah untuk warga

‎terutama dari olahan kedelai yang mudah didapat dari petani,” ujarnya.

‎Usaha yang berjalan sekitar dua bulan itu terus berkembang bertahap dari awalnya hanya 4 kilogram kedelai kini meningkat menjadi 6 kilogram.

‎Produk juga mulai dipasarkan ke warung makan di lingkungan desa.

‎Dukungan Karang Taruna kabupaten diharapkan memperkuat alat produksi.

‎Ketua Karang Taruna Kabupaten Pamekasan, Moh. Faridi mengapresiasi menurutnya gerakan ini adalah bentuk nyata kerja pemuda yang produktif.

‎“Kami bangga, ini contoh nyata pemuda yang tidak hanya berdiskusi,” katanya.

‎Ia menegaskan program ini layak menjadi percontohan di desa lain. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *