LAMONGAN – Kodim 0812 Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui pembukaan Kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan I Gelombang IV Tahun 2026.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air di kalangan santri.
Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Tembak Kawasan Kompi Produksi Kodim 0812/Lamongan, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo yang bertindak sebagai pembina upacara.
Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan, tokoh agama, serta sejumlah undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan yang bernilai edukatif dan kebangsaan.
Sebanyak 60 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren SPMAA, Desa Turi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, terpilih mengikuti Persami Gelombang IV tahun ini.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan berbagai pembekalan yang berfokus pada peningkatan kualitas diri dan jiwa kepemimpinan.
Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, latihan kedisiplinan, kepemimpinan, hingga kegiatan ketangkasan fisik.
Seluruh rangkaian pelatihan dipandu oleh instruktur dari Kodim 0812/Lamongan yang telah berpengalaman dalam pembinaan karakter dan pembentukan mental generasi muda.
Dalam amanatnya, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa Persami KKRI bukan hanya kegiatan perkemahan biasa.
Menurutnya, program tersebut menjadi sarana strategis untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
”Melalui kegiatan ini, kita ingin menempa para santri dan santriwati agar tidak hanya unggul secara spiritual di pesantren, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, disiplin yang tinggi, serta rasa nasionalisme yang kuat demi menjaga keutuhan NKRI,” ujar Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Ia menambahkan bahwa keseimbangan antara pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter kebangsaan menjadi modal penting bagi generasi muda.
Dengan bekal tersebut, para santri diharapkan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Keterlibatan Forkopimda Lamongan dalam kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut dalam mendukung berbagai program pembinaan generasi muda, khususnya di lingkungan pesantren.
Melalui kegiatan Persami KKRI ini, para peserta diharapkan mampu menjadi teladan dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Selain itu, mereka juga diharapkan tumbuh sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif di lingkungan pondok pesantren maupun masyarakat luas. (*)















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,