‎Elf Rombongan Terguling Saat Nyalip di JLU Lamongan, 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lingkar Utara (JLU) wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Selasa (19/5/2026) siang.

‎Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan Elf hijau bernomor polisi S 7940 J dengan truk colt diesel tangki bernopol H 1377 SY.

‎Insiden itu menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

‎Petugas Satlantas Polres Lamongan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

‎Elf hijau tersebut dikemudikan BI (40), warga Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.

Sementara truk tangki dikendarai MLH (26), warga Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

‎Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah yang sama sebelum akhirnya terjadi benturan di ruas jalan tersebut.

‎Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan saat proses penanganan berlangsung.

‎Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan kendaraan Elf membawa sekitar 15 penumpang.

Menurut keterangan saksi di lokasi, kendaraan Elf melaju dari arah timur menuju barat.

‎Saat sampai di lokasi kejadian, sopir Elf diduga berusaha mendahului kendaraan truk tangki di depannya.

‎Namun manuver tersebut berujung tabrakan samping antara kedua kendaraan.

‎“Elf berupaya mendahului truk tangki dengan mengambil jalur kanan, namun kendaraan berjalan terlalu ke kanan hingga terjadi benturan samping,” ujar IPDA Hamzaid.

Benturan keras membuat kendaraan Elf kehilangan kendali dan bergerak ke sisi kanan jalan.

‎Kendaraan kemudian menghantam tiang penerangan jalan umum sebelum akhirnya terguling di jalur lawan arah.

‎Warga sekitar dan pengguna jalan sempat membantu proses evakuasi sebelum petugas datang ke lokasi.

‎Akibat kejadian itu, enam penumpang Elf mengalami luka-luka dan langsung dibawa menuju RSI NU Lamongan.

Petugas kepolisian bersama tim terkait segera melakukan penanganan cepat guna menghindari kemacetan lebih panjang.

‎Selain mengevakuasi korban, polisi juga mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan.

‎Identitas seluruh korban hingga kini masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian.

‎“Anggota Satlantas langsung melakukan olah TKP, membantu evakuasi korban ke rumah sakit, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *