‎ATENSI 2026 Digulirkan, Bupati Bojonegoro Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Rentan

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali memperkuat program perlindungan sosial bagi masyarakat rentan melalui penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026.

‎Kegiatan tersebut terlaksana berkat sinergi antara Pemkab Bojonegoro dengan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Margo Laras Pati.

‎Penyerahan bantuan dipusatkan di Pendopo Malowopati Bojonegoro pada Selasa, 28 April 2026.

‎Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial secara berkelanjutan.

‎Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardianto, menjelaskan bahwa bantuan diberikan berdasarkan hasil pendataan dan asesmen lapangan yang dilakukan sejak April 2026.

‎Proses tersebut melibatkan berbagai unsur mulai dari pendamping PKH, TKSK, hingga pemerintah desa agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

‎Menurutnya, bantuan yang disalurkan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung aktivitas penerima manfaat.

‎“Seluruh bantuan diberikan sesuai kebutuhan masing-masing penerima hasil asesmen lapangan. Harapannya dapat membantu aktivitas harian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agus.

‎Dalam program tersebut, bantuan disalurkan kepada tiga kelompok penerima manfaat.

‎Sebanyak 80 lansia menerima paket kebutuhan pokok, perlengkapan tidur, hingga dukungan nutrisi dengan nilai bantuan sekitar Rp2 juta per orang.

‎Selain itu, 49 penyandang disabilitas mendapatkan bantuan nutrisi serta alat bantu seperti kursi roda medis yang disesuaikan dengan kondisi penerima.

‎Sementara 33 anak menerima perlengkapan sekolah, dukungan gizi, dan alat bantu khusus untuk menunjang pendidikan serta mobilitas mereka.

‎Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat program sosial di daerah.

‎Ia menegaskan bahwa Pemkab Bojonegoro akan terus mengawal validasi data kemiskinan agar bantuan sosial dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

‎Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

‎“Saya berharap bantuan ini bisa menjadi motivasi bagi para penerima manfaat. Anak-anak harus semakin semangat belajar, sedangkan lansia dan penyandang disabilitas semoga selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalani aktivitas,” kata Setyo Wahono.

‎Suasana penyaluran bantuan berlangsung hangat dan penuh haru saat bantuan diserahkan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat.

‎Beberapa di antaranya yakni Faiza Aurelia Sahira dan Gavin Revinza Athallah dari kategori anak, serta Ibu Kasri dan Ibu Sunarti dari kelompok lanjut usia.

‎Kehadiran para penerima menjadi gambaran nyata pentingnya program sosial bagi masyarakat rentan.

‎Dukungan tersebut diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

‎Melalui pelaksanaan Program ATENSI Tahun 2026, Pemkab Bojonegoro berharap upaya perlindungan sosial tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan semata.

‎Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat serta menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi kelompok rentan.

‎Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas pelayanan sosial agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Bojonegoro. (Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed