LAMONGAN – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan jajaran TNI Lamongan melalui aksi nyata pembangunan rumah tildak layak huni (Rutilahu).
Anggota Koramil 0812/03 Turi, Kodim 0812/Lamongan, menggelar gotong royong membongkar rumah milik Ibu Maryam.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam program pembaikan Rutilahu.
Upaya tersebut sekaligus mempertegas komitmen membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Kegiatan berlangsung di Dusun Balunggatel, RT 014 RW 006, Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Program ini merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya tahun 2026.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat disambut hangat oleh warga setempat.
Mereka turut ambil bagian dalam proses pembongkaran dengan penuh semangat kebersamaan.
Bati Tuud Koramil 0812/03 Turi, Peltu Kasminto, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan menjelaskan pentingnya tahap awal ini.
“Kami hadir untuk membantu meringankan beban Ibu Maryam. Melalui program Rutilahu ini, kami berharap rumah yang dibangun nanti lebih aman dan nyaman untuk dihuni,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa gotong royong ini merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat.
Sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, proses pembongkaran dilakukan secara bersama-sama.
Warga tampak antusias bahu-membahu bersama anggota TNI dan perangkat desa.
Suasana kekeluargaan dan solidaritas begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Hal ini mempercepat proses pembongkaran sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan tersebut.
Kepala Desa Karangwedoro, Winarti, turut hadir dan memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0812/Lamongan, khususnya Koramil Turi. Program ini sangat membantu warga kami dan meringankan beban pembangunan,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa terus berlanjut untuk membantu masyarakat lainnya.
Seluruh rangkaian pembongkaran berjalan dengan lancar, tertib, dan aman hingga selesai.
Tahap berikutnya, pembangunan akan segera dimulai dengan pemasangan pondasi setelah material tiba di lokasi.
Proses ini direncanakan dimulai pada Senin, 27 April 2026.
Warga pun menaruh harapan besar agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
Program Rutilahu diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Selain menghadirkan hunian layak, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai gotong royong yang kuat.
Kolaborasi antara TNI dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Semangat ini sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Lamongan yang lebih maju dan sejahtera. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,