LAMONGAN – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polres Lamongan melalui kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bertajuk “Sabuk Kamtibmas”.
Kegiatan ini digelar pada Kamis sore (16/04) di halaman Mapolres Lamongan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Ratusan peserta tampak hadir, mulai dari tokoh warga hingga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Momentum ini menjadi sarana memperkuat komunikasi serta kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wakapolres Kompol Jodi Indrawan.
Turut mendampingi jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta perwakilan warga dari RW 01, RW 02, dan RW 03 Kelurahan Jetis.
Sejumlah elemen seperti Banser, Kokam, Ansor, Senkom, Saka Bhayangkara, hingga perguruan silat juga ikut berpartisipasi.
Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa bersama.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres Lamongan yang menekankan pentingnya silaturahmi.
Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban di antara peserta yang hadir.
Hal ini menunjukkan adanya hubungan emosional yang baik antara aparat dan warga.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya komunikasi langsung sebagai langkah membangun kepercayaan publik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.
Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Lebih lanjut, AKBP Arif menegaskan bahwa peran polisi tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom.
Ia menyebut bahwa anggota Polri juga merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri.
“Ketika kami tidak mengenakan seragam, kami adalah bagian dari masyarakat yang hidup berdampingan,” ungkapnya.
Pernyataan ini menegaskan pentingnya kesetaraan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan kepedulian sosial.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak bisa terwujud tanpa peran aktif warga.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Ajakan tersebut disambut positif oleh peserta yang hadir dalam kegiatan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan kepolisian 110 jika menemukan gangguan keamanan.
Layanan tersebut dinilai sebagai sarana efektif dalam mempercepat respons aparat terhadap laporan warga.
“Jangan ragu menghubungi layanan 110, karena petugas siap memberikan respon cepat,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan sistem deteksi dini di tengah masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi maupun pertanyaan secara langsung.
Dialog ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan.
Melalui kegiatan “Sabuk Kamtibmas” ini, hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin terlihat nyata.
Kedekatan yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci utama menciptakan kondisi wilayah yang kondusif.
Dengan kolaborasi tersebut, stabilitas kamtibmas di Lamongan diharapkan terus terjaga dengan baik. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,