‎Arus Balik Gratis 2026, Bupati Bojonegoro Berangkatkan 58 Pemudik ke Surabaya

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya dengan menggelar program mudik balik gratis tahun 2026.

‎Kegiatan ini secara resmi diberangkatkan langsung oleh Bupati Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah.

‎Acara berlangsung di halaman Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro pada Selasa (24/3/2026).

‎Program ini menjadi salah satu bentuk pelayanan publik di bidang transportasi.

‎Sebanyak 58 warga Bojonegoro yang sebelumnya telah mendaftar mengikuti program ini diberangkatkan menuju Surabaya.

‎Para peserta difasilitasi armada yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

‎Selain itu, pelaksanaan kegiatan juga melibatkan kerja sama dengan pihak kepolisian dan Jasa Raharja.

‎Hal ini dilakukan demi memastikan perjalanan berlangsung aman dan lancar.

‎Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri menjadi waktu yang sangat berharga bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga.

‎Ia juga mengapresiasi para perantau yang telah kembali ke kampung halaman.

‎Menurutnya, kebersamaan saat Lebaran menjadi bagian penting dalam mempererat tali silaturahmi.

‎Pemerintah daerah pun turut mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat tersebut.

‎“Momentum Lebaran adalah waktu yang membahagiakan untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bojonegoro yang merantau dan kembali ke kampung halaman,” ujar Bupati Setyo Wahono.

‎Lebih lanjut, Bupati juga berpesan kepada para peserta agar selalu menjaga sikap dan nama baik daerah saat kembali bekerja di perantauan.

‎Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika dan sopan santun.

‎Menurutnya, hal tersebut menjadi cerminan masyarakat Bojonegoro di wilayah lain. Ia berharap para perantau dapat menjadi kebanggaan daerah.

‎“Saya titip pesan agar selalu menjaga adab, kesopanan, serta nama baik Bojonegoro di tempat kerja. Tunjukkan bahwa masyarakat Bojonegoro memiliki etika yang baik,” tegasnya.

‎Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar para pekerja mematuhi aturan yang berlaku di tempat mereka bekerja.

‎Ia menyadari adanya perbedaan lingkungan antara daerah asal dan tempat kerja.

‎Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi hal yang penting. Pemerintah daerah pun terus mendoakan keberhasilan para perantau.

‎“Patuhi aturan di tempat kerja dan sesuaikan diri dengan lingkungan yang ada. Kami berharap Bapak/Ibu selalu diberikan kelancaran rezeki dan kesuksesan,” tambahnya.

‎Program arus balik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat kembali ke tempat kerja dengan aman dan nyaman.

‎Terlebih pada masa arus balik Lebaran, kondisi lalu lintas cenderung padat.

‎Dengan adanya fasilitas ini, pemerintah berupaya mengurangi beban biaya sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan.

‎Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pelayanan publik Pemkab Bojonegoro.

‎“Hari ini kami memfasilitasi keberangkatan kembali ke Surabaya agar perjalanan lebih aman di tengah padatnya arus lalu lintas. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” pungkas Bupati. (Prokopim)