BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi guna mempercepat pengembangan sektor peternakan berbasis inovasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Expo Teknologi Tepat Guna (TTG) Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya yang berlangsung di GOR Utama Dander, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah memperkenalkan hasil inovasi mahasiswa yang telah diterapkan di desa-desa lokasi KKN.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Universitas Brawijaya merupakan langkah strategis untuk menghadirkan solusi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya difokuskan pada sektor peternakan, tetapi juga telah berkembang ke bidang kesehatan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Universitas Brawijaya tidak hanya berlangsung pada sektor peternakan, tetapi juga di bidang kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Setyo Wahono.
Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Elfia Nuraini, menjelaskan bahwa expo tahun ini menyasar peternak Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) dan Domba Kesejahteraan.
Sebanyak 17 inovasi karya mahasiswa dipamerkan sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi peternak, mulai dari peningkatan produktivitas hingga efisiensi usaha.
”Berbagai inovasi tersebut disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan mampu menjadi solusi bagi peternak,” kata Elfia.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya, Prof. Halim Natsir, berharap seluruh inovasi yang dipamerkan dapat terus dikembangkan bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, teknologi yang sederhana namun tepat guna akan memberikan manfaat nyata apabila diterapkan secara berkelanjutan.
”Hasil terbaik diharapkan tidak berhenti sebagai karya akademik semata, melainkan dapat terus dikembangkan bersama pemerintah daerah dan masyarakat,” tutur Prof. Halim. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,