BOJONEGOROtimes.Id – Kecamatan Baureno yang berada di gerbang timur Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan potensinya sebagai kawasan strategis.
Berbatasan langsung dengan Lamongan, wilayah ini berkembang sebagai simpul pergerakan ekonomi, budaya, dan pariwisata.
Dengan dukungan inovasi desa, Baureno mulai mengangkat potensi wisata alam yang unik dan bernilai jual tinggi.
Mulai dari waduk yang menenangkan hingga kawasan karst yang eksotis, semuanya menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Tak hanya wisata, kawasan ini juga diproyeksikan sebagai pusat agroindustri dan intermoda regional.
Salah satu destinasi unggulan adalah Waduk Garan Indah di Desa Pasinan yang kini semakin populer.
Tempat ini kerap dijuluki “Sarangan mini” karena suasananya yang sejuk dan panorama air yang menenangkan.
Saat Ramadan 1447 H, kawasan ini ramai oleh aktivitas ngabuburit sekaligus menggerakkan sekitar 50 pelaku UMKM lokal.
“Waduk Garan Indah bukan hanya tempat wisata, tapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap salah satu pengelola.
Selain itu, Baureno juga memiliki pesona alam karst di Tebing Gupit dan Gajah Watu Jodoh.
Dua lokasi ini menyuguhkan keindahan batuan karbonat dengan bentuk alami yang artistik dan unik.
Keindahan tersebut menjadi daya tarik bagi pecinta fotografi maupun wisata edukasi geologi.
Panorama yang dihasilkan memberikan kesan eksotis dan berbeda dari destinasi lain di Bojonegoro.
Untuk mendukung pengembangan wisata, diluncurkan inovasi bertajuk “Tebing Ceria” di kawasan Tebing Gupit.
Program ini menghadirkan konsep Car Free Day yang memadukan olahraga, rekreasi, dan aktivitas ekonomi warga.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal agar lebih berkembang.
Dengan sinergi tersebut, Baureno diharapkan mampu menjadi destinasi unggulan sekaligus penguat ekonomi desa. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,