BOJONEGOROtimes.Id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan, Aiptu Nurhasim bersama Aiptu Andry S melaksanakan patroli sahur dan pengamanan Sholat Subuh di wilayah Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (28/02/26).
Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya menjaga situasi tetap aman dan terkendali saat masyarakat menjalankan ibadah puasa.
Patroli dilakukan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.
Langkah ini sebagai bentuk pelayanan kepolisian demi menciptakan rasa aman bagi warga.
“Patroli sahur dan Sholat Subuh ini kami laksanakan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya 3C yakni Curat, Curanmor dan Curas di wilayah hukum Polsek Margomulyo,” ujar petugas.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Polsek Margomulyo dalam menjaga stabilitas wilayah.
Dengan patroli rutin, diharapkan situasi kamtibmas tetap dalam keadaan kondusif.
Petugas juga menyambangi lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah serta titik yang berpotensi menjadi sasaran kejahatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan saat masyarakat melaksanakan sahur hingga Sholat Subuh berjamaah.
“Dengan patroli di jam-jam rawan, kami ingin memastikan warga merasa nyaman dan tenang saat beribadah,” tegasnya.
Kehadiran aparat diharapkan mampu memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan.
Selain patroli sahur dan Subuh, pengamanan juga dilakukan saat pelaksanaan Sholat Tarawih.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap malam selama Ramadhan guna mengantisipasi berbagai bentuk kriminalitas.
“Pengamanan Sholat Tarawih merupakan bagian dari upaya kami menjaga wilayah Margomulyo tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Polsek Margomulyo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat demi terciptanya situasi yang tertib dan damai selama Ramadhan. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,