SPPG Sogo Diresmikan, TNI Lamongan Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis di Babat

LAMONGAN – Komitmen penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas kesehatan anak terus diwujudkan di Kabupaten Lamongan.

‎Danramil 0812/10 Babat, Kapten Czi Slamet, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sogo, Kecamatan Babat, Lamongan, Minggu (01/02/2026).

‎Peresmian ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Babat.

‎Program tersebut menyasar anak sekolah dan kelompok masyarakat prioritas agar memperoleh asupan gizi seimbang.

‎Kegiatan launching berlangsung tertib dan penuh khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimcam Babat.

‎Hadir dalam acara tersebut Camat Babat Noman Krisna, S.STP., M.Si., Danramil Babat, perwakilan Kapolsek Babat Iptu Bambang, serta Kepala Puskesmas Babat.

‎Turut hadir para kepala sekolah dan relawan SPPG yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan program.

‎Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama keberhasilan layanan pemenuhan gizi.

‎Dalam sambutannya, Kapten Czi Slamet menegaskan peran aktif TNI dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.

‎Menurutnya, kesehatan dan kecukupan gizi merupakan pondasi penting dalam mencetak generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing.

‎“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan aman dan tepat sasaran,” tegasnya.

‎Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan kesinambungan program di lapangan.

‎Lebih lanjut, Danramil Babat menekankan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan.

‎Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar dan merata.

‎“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait demi keberlanjutan program ini,” ujarnya.

‎Menurutnya, keberhasilan MBG bergantung pada kerja bersama semua pihak.

‎Rangkaian acara diawali dengan pemaparan fungsi dan mekanisme kerja SPPG Sogo oleh kepala satuan pelayanan.

‎Penjelasan tersebut mencakup sistem pendistribusian, pengawasan gizi, serta peran relawan.

‎Puncak kegiatan ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional SPPG.

‎Momentum ini disambut antusias oleh seluruh undangan yang hadir.

‎Selain seremonial, kegiatan launching juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi lintas sektor.

‎Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tenaga kesehatan sepakat melakukan pemantauan gizi secara berkala.

‎Langkah ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan anak di wilayah binaan terus terkontrol.

‎Data pemantauan akan menjadi dasar evaluasi program ke depan.

‎Sementara itu, Camat Babat Noman Krisna memberikan apresiasi atas dukungan semua pihak.

‎Ia berharap SPPG Sogo mampu menjadi contoh bagi desa lain di Kecamatan Babat dan sekitarnya.

‎“Program ini sangat strategis untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kecerdasan anak,” ujarnya.

‎Menurutnya, nutrisi yang baik adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *