‎Kampung Pancasila Bojonegoro Tembus Penilaian Nasional KASAD Award 2026

BOJONEGOROtimes.Id – Dusun Sido Kumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, mewakili Kodam V Brawijaya dalam penilaian nasional KASAD Award Kampung Pancasila 2026.

‎Kampung Pancasila binaan Kodim 0813 Bojonegoro tersebut masuk dalam 21 kandidat terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Penilaian lapangan digelar Selasa (1/9/2026) dan melibatkan Tim Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) bersama Astra.

‎Kegiatan penilaian mendapat sambutan dari jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Forkopimda, Pemerintah Desa Leran, serta sejumlah organisasi perangkat daerah.

‎Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto mengatakan, kekuatan Sido Kumpul tercermin dari berbagai program yang berjalan secara nyata.

‎Program tersebut mencakup ketahanan pangan, pengembangan UMKM, pembinaan pemuda, keamanan lingkungan, hingga keagamaan dan seni budaya.

‎”Semua pilar ini terimplementasi dengan baik berkat sinergi pemerintah daerah, TNI, dan warga. Kami optimis Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul mampu membawa pulang hasil terbaik,” ujar Letkol Inf Dedy.

‎Ketua Tim Penilai Sterad Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., turut memberikan apresiasi terhadap kehidupan masyarakat Desa Leran yang mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman keyakinan.

‎Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa nilai Pancasila telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

‎”Penilaian ini dilakukan secara objektif. Kerukunan dan fasilitas di sini terbangun secara berkelanjutan, bukan sekadar persiapan seremonial,” tegasnya.

‎Kepala Desa Leran Muttabiin menyampaikan rasa syukur atas keikutsertaan wilayahnya dalam ajang tersebut.

‎Ia menilai program Kampung Pancasila membawa manfaat bagi penguatan kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi Desa Leran kepada masyarakat lebih luas.

‎”Kami sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0813 Bojonegoro. Adanya lomba Kampung Pancasila ini sangat membantu mengangkat Desa Leran agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.

‎Desa Leran memiliki sekitar 6.608 penduduk dengan luas wilayah mencapai 1.506 hektare.

‎Kerukunan antarumat beragama menjadi salah satu potret kehidupan warga, dengan keberadaan dua gereja, musala, dan TPQ yang berdampingan secara harmonis.

‎Tradisi toleransi tersebut disebut telah berlangsung turun-temurun dan semakin diperkuat melalui program Kampung Pancasila.

‎Muttabiin juga mengapresiasi keterlibatan Kodim 0813 Bojonegoro yang dinilai aktif membangun kedekatan dengan masyarakat.

‎”Apresiasi saya sangat bagus sekali untuk lomba ini. Karena tentara adalah milik masyarakat, saya yakin kebersamaan ini akan selalu terjaga,” pungkasnya.

‎Melalui penilaian KASAD Award 2026, warga Dusun Sido Kumpul berharap semangat gotong royong, persatuan, dan toleransi yang selama ini terjaga dapat terus berkembang.

‎Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kekuatan Desa Leran, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. (*)