‎Wabup Bojonegoro Apresiasi Ledok Wetan SMART, Pendidikan Akademik dan Religi Bersinergi

‎BOJONEGOROtimes.Id – SD Negeri Ledok Wetan Kabupaten Bojonegoro menghadirkan inovasi baru melalui program Ledok Wetan SMART.

‎Program tersebut memadukan pembelajaran akademik dengan pendidikan religi untuk membentuk siswa yang cerdas sekaligus berkarakter.

‎Peluncuran program dilakukan bersamaan dengan kegiatan jalan sehat di halaman SDN Ledok Wetan, Sabtu (8/8/2026).

‎Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran Dinas Pendidikan, guru, wali murid, peserta didik, serta masyarakat sekitar.

‎Ledok Wetan SMART merupakan kependekan dari Sinergi Membangun Akademik dan Religi Ledok Wetan.

‎Konsepnya, siswa mengikuti pembelajaran umum pada pagi hari, kemudian melanjutkan pendidikan keagamaan hingga sekitar pukul 14.00 WIB.

‎Kepala SDN Ledok Wetan Rita Yuana mengatakan program tersebut lahir dari keinginan sekolah membangun generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus bekal agama dan karakter yang kuat.

‎“Sinergi ini adalah kolaborasi, kerja sama, niat kita bersama. Kita ingin membangun generasi Bojonegoro, khususnya di Ledok Wetan, melalui pembelajaran akademik pagi hari sampai jam 12.00, kemudian kita gabungkan dengan religinya jam 12.00 sampai jam 2.00 siang,” ujar Rita.

‎Pendidikan religi akan dikemas dalam bentuk madrasah diniyah dengan materi yang disesuaikan kebutuhan siswa.

‎Materinya antara lain tajwid, membaca Al-Qur’an, hafalan Juz Amma atau Juz 30, serta Asmaul Husna dengan pendampingan dua ustadz.

‎Rita menilai konsep tersebut juga memberikan manfaat bagi orang tua yang bekerja.

‎Anak-anak tetap berada di lingkungan sekolah hingga siang hari sehingga setelah pembelajaran akademik mereka dapat langsung mengikuti kegiatan keagamaan.

‎“Budhal sekolah esuk, siang dijemput wis oleh sekolah, wis oleh ngaji,” ungkap Rita.

‎Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro M. Anwar Mukhtadlo mengapresiasi inovasi tersebut.

‎Menurutnya, meski baru sekitar sebulan memimpin sekolah, Rita telah menunjukkan sejumlah gagasan untuk mengembangkan SDN Ledok Wetan yang saat ini memiliki sekitar 74 siswa.

‎Anwar menegaskan pendidikan agama perlu diperkuat sejak sekolah dasar, terlebih anak-anak menghadapi perkembangan teknologi dan penggunaan telepon seluler yang semakin luas.

‎Karena itu, dukungan orang tua dinilai penting agar program madrasah diniyah dapat berjalan optimal.

‎“Penguatan pendidikan agama ini penting. Kemampuan akademik harus berjalan seimbang dengan pembentukan karakter dan bekal keagamaan,” kata Anwar.

‎Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah juga memberikan apresiasi terhadap Ledok Wetan SMART.

‎Ia menyebut inovasi tersebut sejalan dengan upaya Pemkab Bojonegoro meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

‎Nurul menekankan pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik.

‎Guru dan sekolah juga memiliki tanggung jawab membentuk mental, karakter, adab, serta sopan santun peserta didik sejak dini.

‎“Tujuannya adalah untuk memandaikan dan membentuk mental. Tidak kalah penting yang perlu diberikan sekarang ini, walaupun tidak ada di dalam pelajaran, adalah adab sopan santun,” tegas Nurul.

‎Ia berharap program Ledok Wetan SMART terus berkembang melalui kerja sama antara sekolah, guru, orang tua, pemerintah dan masyarakat.

‎Menurutnya, anak-anak yang saat ini belajar merupakan calon generasi penerus yang akan menentukan masa depan Bojonegoro.

‎Selain penguatan pendidikan dasar, Nurul menyampaikan Pemkab Bojonegoro terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program.

‎Di antaranya rencana kerja sama PSDKU Universitas Brawijaya, SMA Negeri Taruna Pamong Praja, serta sejumlah skema beasiswa bagi masyarakat.

‎Peluncuran Ledok Wetan SMART ditandai dengan pelepasan balon oleh Wakil Bupati bersama tamu undangan.

‎Kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan burung dara sebagai tanda dimulainya jalan sehat.

‎Program tersebut menjadi langkah baru SDN Ledok Wetan dalam menghadirkan pendidikan yang lebih menyeluruh.

‎Melalui perpaduan akademik, religi, karakter dan kolaborasi, sekolah berharap dapat mencetak generasi Bojonegoro yang cerdas, berakhlak dan siap menghadapi masa depan. (*)