BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima 1.556 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya yang akan diterjunkan ke 62 desa di sembilan kecamatan.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian masyarakat, tetapi juga membantu memperkuat validasi data sebagai dasar penyusunan kebijakan daerah.
Menurut Nurul Azizah, mahasiswa mendapat empat tugas utama selama KKN.
Mereka diminta mengevaluasi efektivitas program Gayatri, Domba Kesejahteraan, dan Kolega, mendata anak tidak sekolah agar kembali memperoleh akses pendidikan, memverifikasi warga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri, serta mendata rumah berlantai tanah untuk mendukung program peningkatan kualitas hunian.
”Data dari anak-anakku ini nanti akan dieksekusi oleh Pemkab. Karena itu, rekomendasi yang dihasilkan sangat berharga sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujar Nurul Azizah saat menerima mahasiswa KKN UPN Veteran Surabaya di Pendopo Malowopati, Selasa (15/7/2026).
Ia berharap hasil pendataan mahasiswa mampu memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
gpDengan data yang akurat, berbagai program peningkatan kesejahteraan di Bojonegoro diharapkan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Rektor UPN Veteran Surabaya, Prof. Dr. Ir. Ahmad Fauzi, turut mengajak para mahasiswa menjaga etika dan mampu beradaptasi dengan budaya masyarakat selama menjalankan KKN.
Sinergi antara perguruan tinggi dan Pemkab Bojonegoro diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah. (Prokopim)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,