BOJONEGOROtimes.Id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.
Berbagai kegiatan sosial juga digelar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pasar murah yang dipusatkan di halaman Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Sejak pagi, warga Desa Kesongo dan wilayah sekitar memadati lokasi untuk memanfaatkan kedua layanan tersebut.
Pemeriksaan kesehatan gratis merupakan hasil kolaborasi Satgas TMMD dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro melalui Puskesmas Kedungadem dan Puskesmas Kesongo.
Warga cukup membawa KTP untuk memperoleh layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat tanpa dipungut biaya.
Program ini diharapkan mendorong masyarakat lebih peduli terhadap deteksi dini penyakit tidak menular.
Dokter Puskesmas Kedungadem, dr. Bowo Luhur Santoso, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
”Deteksi dini sangat penting, terutama untuk penyakit seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi maupun asam urat. Dengan pemeriksaan rutin, penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya, (15/7/2026).
Selain layanan kesehatan, Satgas TMMD juga menggelar pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasaran.
Program ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban ekonomi di tengah harga bahan pokok yang masih relatif tinggi.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
”TMMD hadir bukan hanya membangun jalan dan rumah, kami juga ingin membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Karena itu kegiatan nonfisik seperti pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah juga menjadi bagian penting dari program ini,” tegasnya.
Salah seorang warga, Sri Minarsih (49), mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Selain memeriksakan kesehatan, ia juga membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
”Biasanya kalau cek kesehatan harus ke puskesmas, sekarang bisa gratis. Sekalian belanja sembako dengan harga lebih hemat,” ungkapnya.
Program TMMD ke-129 akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026, dengan sasaran pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kesongo. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,