BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dipadukan dengan Program Sarapan Telur Gayatri.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, Kamis (18/6/2026), diikuti sekitar 2.000 peserta didik PAUD dan TK bersama para guru serta orang tua.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan karakter positif sekaligus meningkatkan pemenuhan gizi anak.
Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penguatan pendidikan karakter dan pembiasaan perilaku baik di lingkungan pendidikan sejak usia dini.
Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro sekaligus Bunda PAUD, Cantika Wahono, menegaskan bahwa Program Gayatri memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, kebiasaan baik dan pola makan sehat perlu ditanamkan secara berkelanjutan.
”Melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Program Gayatri, kita ingin membentuk anak-anak yang sehat, cerdas, disiplin, dan berkarakter,” ujar Cantika Wahono.
Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mengapresiasi langkah Pemkab Bojonegoro yang menggabungkan pendidikan karakter dengan peningkatan kualitas gizi anak.
Ia menilai pembentukan karakter yang kuat harus berjalan seiring dengan pemenuhan nutrisi yang cukup.
”Karakter yang baik tidak akan tumbuh optimal jika kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi. Karena itu, pembiasaan positif harus berjalan beriringan dengan pemenuhan gizi yang cukup,” kata Arumi.
Selain senam dan sarapan telur bersama, kegiatan juga diisi edukasi gizi seimbang, literasi, serta penguatan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pemkab Bojonegoro berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua dapat melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Prokopim)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,