‎Jagong Gayeng Purwosari, Bupati Bojonegoro Ajak Desa Perkuat Kolaborasi dan Validasi Data

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat sinergi dengan pemerintahan desa melalui kegiatan Jagong Gayeng Kelembagaan Desa di Kecamatan Purwosari, Kamis (11/6/2026).

‎Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan unsur kelembagaan desa untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta menyamakan arah pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

‎Camat Purwosari Ike Widyaningrum menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan produktivitas padi rata-rata mencapai 5,6 ton per hektare.

‎Potensi tersebut didukung keberadaan sumber air dari Kali Gandong serta pengembangan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah daerah guna memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

‎Selain pertanian, peningkatan status sejumlah jalan poros desa menjadi jalan kabupaten diharapkan mampu membuka akses baru bagi pertumbuhan ekonomi.

‎Menurut Ike, langkah tersebut akan mempercepat mobilitas warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Purwosari.

‎Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa pembangunan yang tepat sasaran harus didukung data yang valid dan akurat.

‎Ia meminta seluruh unsur desa mulai dari RT, RW, hingga pemerintah desa aktif mengawal data sosial, ekonomi, kesehatan, dan potensi wilayah sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah.

‎”Data harus benar dan akurat. Dengan data yang baik, pemerintah dapat menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Setyo Wahono.

‎Bupati juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan kolaborasi antarunsur pemerintahan desa.

‎Menurutnya, kerja sama yang baik antara kepala desa, perangkat desa, BPD, RT/RW, dan lembaga kemasyarakatan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan pembangunan yang berkelanjutan.

‎”Semua akan berjalan baik jika seluruh unsur desa rukun dan saling berkolaborasi. Jangan sampai konflik membuat masyarakat menjadi pihak yang dirugikan,” tegasnya.

‎Dalam forum tersebut, Bupati turut mengajak seluruh kelembagaan desa mendukung program pemerintah pusat, termasuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi desa.

‎Melalui Jagong Gayeng, Pemkab Bojonegoro berharap tercipta kesamaan visi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *