CILEGON – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon mengapresiasi Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) yang melakukan peremajaan tanaman di kawasan Monumen SMSI, Alun-Alun Kota Cilegon.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap estetika kota sekaligus pelestarian simbol sejarah pers nasional.
Peremajaan dilakukan dengan menanam sejumlah jenis tanaman, di antaranya bugenvil tiga warna, tabebuya, dan asoka.
Kehadiran tanaman baru membuat area monumen tampak lebih rapi, hijau, dan nyaman sebagai salah satu ruang publik yang menjadi daya tarik masyarakat.
Ketua SMSI Kota Cilegon, Wawan Kurniadi, menyebut perhatian yang diberikan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Disperkim menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga fasilitas publik.
Menurutnya, keberadaan Monumen SMSI kini telah menjadi salah satu destinasi wisata kota yang memiliki nilai sejarah penting.
”Kami sangat mengapresiasi kinerja Disperkim serta perhatian Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Penataan kawasan Monumen SMSI menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap keindahan kota dan pelestarian sejarah pers,” ujar Wawan, Sabtu (30/5/2026).
Ia berharap upaya serupa terus dilakukan di berbagai ruang terbuka publik lainnya sehingga Cilegon tidak hanya berkembang sebagai kota industri, tetapi juga menjadi kota yang hijau, nyaman, dan ramah bagi masyarakat maupun pengunjung.
Monumen SMSI sendiri diresmikan Wali Kota Cilegon H. Robinsar pada 7 Februari 2026 bertepatan dengan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten.
Monumen tersebut menjadi simbol perjalanan SMSI sebagai organisasi media siber yang lahir dari semangat kolaborasi, profesionalisme, dan demokrasi.
Secara filosofis, monumen ini memiliki tiga anak tangga yang melambangkan bulan kelahiran SMSI, tujuh pilar demokrasi yang merepresentasikan tanggal berdirinya organisasi, serta tinggi bangunan 2,17 meter yang menggambarkan tahun kelahiran SMSI pada 2017.
Selain menjadi penanda sejarah lahirnya SMSI, monumen ini juga dikenal sebagai simbol “Titik Nol” kebangkitan media siber Indonesia.
Keberadaannya mempertegas posisi Kota Cilegon sebagai bagian penting dalam perjalanan dan perkembangan pers digital nasional. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,