JAKARTA – Ribuan guru swasta dan guru madrasah dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Silaturahmi Akbar Guru Indonesia (SIAGA) 2026 di Gedung DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional itu menjadi momentum perjuangan guru untuk memperoleh pengakuan, perlindungan, dan kesejahteraan yang lebih adil.
Para peserta hadir membawa aspirasi terkait status kepegawaian dan hak profesional guru swasta.
Aksi berlangsung tertib dengan semangat persatuan dari para pendidik seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan organisasi profesi guru bersama Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI melakukan pertemuan resmi dengan pimpinan Badan Legislasi DPR RI.
Pertemuan membahas kebutuhan regulasi baru yang mampu mengakomodasi kepentingan guru swasta dan guru madrasah.
Baleg DPR RI menyatakan komitmennya untuk mendorong pembentukan aturan pengganti UU ASN yang lebih berpihak kepada guru swasta.
Regulasi itu diharapkan membuka peluang lebih luas bagi guru swasta memperoleh status ASN maupun PPPK.
Pemerintah melalui Kementerian Agama juga disebut akan mulai menghitung kebutuhan anggaran sebagai langkah awal penyusunan kebijakan.
Langkah tersebut dinilai penting agar regulasi yang dirancang dapat diterapkan secara realistis dan berkelanjutan.
Selain itu, DPR RI turut mendorong harmonisasi sejumlah aturan pendidikan, termasuk UU Sistem Pendidikan Nasional, UU Guru dan Dosen, serta UU Pendidikan Tinggi.
Fokus utama dalam pembahasan tersebut adalah penguatan kesejahteraan guru sebagai bagian penting pembangunan pendidikan nasional.
Organisasi profesi guru nantinya akan dilibatkan aktif dalam proses harmonisasi regulasi sebelum Agustus 2026.
Keterlibatan itu menjadi sinyal bahwa suara guru mulai mendapat ruang dalam proses penyusunan kebijakan pendidikan nasional.
Para guru berharap komitmen DPR RI dan pemerintah tidak berhenti pada wacana, melainkan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan nyata.
SIAGA 2026 pun menjadi simbol persatuan guru Indonesia dalam memperjuangkan masa depan pendidikan yang lebih adil dan sejahtera. (*)















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,