BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang melalui penguatan legalitas usaha.
Upaya tersebut dilakukan lewat kegiatan Sadar Legalitas Berusaha (SALEHA) yang digelar DPMPTSP bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Angling Dharma, Selasa (05/05/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 pelaku usaha dari lima kecamatan di Bojonegoro.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), hingga pengajuan sertifikat halal.
Program ini diharapkan mempermudah pelaku usaha dalam memperoleh legalitas sehingga usaha mereka memiliki perlindungan dan peluang berkembang lebih luas.
Kepala DPMPTSP Bojonegoro, Budiyanto, mengatakan legalitas menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha.
“Kalau ingin usaha legal, harus memiliki NIB. Untuk usaha risiko rendah cukup dengan NIB, sedangkan risiko menengah hingga tinggi membutuhkan tambahan sertifikat standar maupun izin,” ujarnya.
Budiyanto menambahkan, layanan perizinan dapat diakses masyarakat melalui Mall Pelayanan Publik (MPP) Bojonegoro setiap hari kerja.
Selain pelayanan langsung, pihaknya juga menyediakan layanan jemput bola untuk membantu pelaku usaha di wilayah yang jauh dari pusat kota.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Bojonegoro, Fatkhur Rozi, memberikan edukasi mengenai keamanan pangan bagi pelaku usaha.
Ia menjelaskan bahwa pangan aman harus terbebas dari bahaya fisik, biologis, maupun kimia yang dapat membahayakan konsumen.
“Masalah keamanan pangan sering terjadi akibat rendahnya kebersihan, cemaran kimia, penggunaan bahan tambahan berlebih, hingga penyalahgunaan bahan berbahaya,” jelas Fatkhur Rozi.
Melalui program SALEHA, pemerintah berharap pelaku UMKM semakin memahami pentingnya legalitas usaha dan keamanan produk.
Dengan begitu, produk lokal Bojonegoro diharapkan mampu bersaing lebih kuat dan meningkatkan kepercayaan konsumen. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,