BOJONEGOROtimes.Id – Maraknya penipuan berbasis digital mendorong Bhabinkamtibmas Polsek Baureno meningkatkan imbauan kamtibmas Bojonegoro.
Edukasi dilakukan secara langsung melalui kegiatan sambang desa dan dialog interaktif.
Sasaran kegiatan meliputi area permukiman, pertokoan, hingga titik kumpul warga.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan online.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pemahaman secara humanis agar warga tidak mudah terjebak penipuan.
Mereka mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap pesan mencurigakan dari nomor tak dikenal.
Selain itu, warga diminta tidak sembarangan mengklik tautan yang berpotensi berbahaya.
“Kami imbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan indikasi penipuan,” ujar petugas.
Polisi mencatat sejumlah modus yang sering terjadi, seperti investasi palsu, transaksi online fiktif, hingga phising melalui tautan.
Untuk mencegah hal tersebut, warga diberikan edukasi terkait ciri-ciri penipuan dan langkah dasar pencegahan.
Petugas juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi seperti PIN dan kode OTP. Upaya ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kerugian masyarakat.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga yang merasa lebih paham terhadap ancaman penipuan digital.
Kapolsek Baureno, AKP H. Sholeh, S.H., menegaskan bahwa edukasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Pihak kepolisian juga membuka layanan pengaduan melalui Call Center 110.
Dengan langkah preventif ini, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari kejahatan siber. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,