‎Seleksi Paskibraka Bojonegoro 2026 Masuk Tahap Krusial, Bupati Tekankan Nasionalisme

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) kembali melanjutkan proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

‎Tahapan kali ini berupa tes kepribadian yang digelar di ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (18/04/2026).

‎Kegiatan ini menjadi bagian penting setelah rangkaian seleksi sebelumnya dilalui para peserta.

‎Sebanyak 120 peserta mengikuti tes kepribadian ini, setelah sebelumnya lolos dari total 565 pendaftar awal.

‎Dalam tahap ini, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga mencakup sikap, perilaku sehari-hari, hingga aktivitas di media sosial.

‎Proses seleksi melibatkan berbagai unsur, seperti Polres, Kodim, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta purna Paskibraka.

‎Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir langsung memberikan arahan kepada para peserta.

‎Ia menegaskan bahwa peran Paskibraka bukan sekadar tugas seremonial, melainkan amanah besar yang membawa nama baik daerah dan negara.

‎“Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan bagi daerah dan negara, sehingga seleksinya tidak hanya menguji keterampilan fisik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme,” ujarnya.

‎Bupati juga mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam menjalani setiap tahapan seleksi.

‎Ia menilai, para peserta yang telah sampai pada tahap ini merupakan individu terpilih yang harus mampu menunjukkan kualitas terbaiknya.

‎“Saya berharap seluruh peserta mengikuti proses ini dengan maksimal, karena perjalanan yang sudah dilalui tidak mudah dan membutuhkan komitmen tinggi,” tambahnya.

‎Lebih lanjut, ia berharap peserta yang nantinya terpilih dapat menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing.

‎Tidak hanya di sekolah, tetapi juga di tengah keluarga dan masyarakat luas sebagai generasi muda yang berintegritas.

‎Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Amir Syahid menjelaskan bahwa tes kepribadian menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kelayakan calon Paskibraka.

‎Menurutnya, kualitas mental dan sikap sama pentingnya dengan kemampuan fisik.

‎“Kami tidak hanya mencari yang kuat secara fisik, tetapi juga yang memiliki kepribadian baik dan siap membawa nama Bojonegoro ke tingkat lebih tinggi,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, dari 120 peserta yang mengikuti tahap ini, akan disaring menjadi 72 orang terbaik yang terdiri dari 42 putra dan 30 putri.

‎Seluruh proses seleksi dirancang secara menyeluruh agar menghasilkan Paskibraka yang benar-benar siap menjalankan tugasnya.

‎Melalui rangkaian seleksi ini, Pemkab Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter kuat, serta memiliki semangat nasionalisme tinggi.

‎Harapannya, para Paskibraka terpilih mampu mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjadi kebanggaan daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *