BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang ramah dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu langkah nyata ditunjukkan melalui pelantikan Pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro periode 2026-2031 di Pendopo Malowopati, Rabu (24/6/2026).
Acara tersebut dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari penyandang disabilitas, pengurus organisasi, hingga berbagai pihak pendukung gerakan kesetaraan.
Pelantikan kepengurusan baru ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran PPDI sebagai organisasi yang mewadahi aspirasi, pemberdayaan, serta pengembangan kapasitas penyandang disabilitas.
Dengan mengusung semangat mewujudkan disabilitas yang berdaya, mandiri, dan sejahtera, organisasi tersebut diharapkan semakin aktif memperjuangkan hak-hak anggotanya sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan periode 2026-2031 mampu membawa PPDI menjadi organisasi yang semakin solid, progresif, dan memberikan manfaat lebih luas bagi penyandang disabilitas di Bojonegoro.
”Selamat kepada seluruh pengurus PPDI yang baru dilantik. Semoga kepengurusan ini dapat membawa organisasi menjadi lebih baik dan semakin kuat dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas,” ujar Setyo Wahono.
Menurut Bupati, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh warga memperoleh kesempatan yang sama tanpa adanya diskriminasi.
Karena itu, dukungan terhadap penyandang disabilitas menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan merata di Kabupaten Bojonegoro.
Ia menilai selama ini PPDI telah menunjukkan kontribusi besar dalam memperjuangkan kesetaraan serta mendorong pemenuhan berbagai hak penyandang disabilitas.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan agar tujuan organisasi dapat tercapai secara optimal.
”Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memiliki kewajiban untuk mendukung perjuangan PPDI. Selama ini mereka telah berupaya menyuarakan kesetaraan hak, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memfasilitasi dan mendukung cita-cita yang diperjuangkan,” tegasnya.
Setyo Wahono juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik semata, tetapi juga dari kemampuan menciptakan ruang yang setara bagi seluruh warga.
Menurutnya, setiap masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, harus memiliki peluang yang sama untuk berkarya, berkembang, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi penyandang disabilitas, dunia usaha, dan masyarakat luas dinilai menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan yang lebih inklusif.
Kerja sama yang kuat diyakini mampu memperluas akses serta meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas di berbagai bidang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi mendukung perjuangan penyandang disabilitas di Bojonegoro.
Dukungan lintas sektor dinilai sangat penting dalam mempercepat terwujudnya kesetaraan hak bagi seluruh warga.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dan memberikan dukungan sehingga penyandang disabilitas dapat memperoleh hak-hak yang sama,” ungkapnya.
Melalui kepengurusan baru PPDI Kabupaten Bojonegoro, diharapkan berbagai program pemberdayaan dapat berjalan lebih optimal.
Organisasi ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi penyandang disabilitas sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan berbagai layanan publik yang inklusif demi terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang lebih setara dan sejahtera. (Prokopim)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,