‎Silaturahmi PPDI Sukosewu, Camat Alit Ajak Perangkat Desa Perkuat Sinergi Bangun Bojonegoro

BOJONEGOROtimes.Id – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama pada Minggu (15/3/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut turut dihadiri Camat Sukosewu, Alit Seksama Purnayoga.

‎Pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎Camat Sukosewu, Alit Seksama Purnayoga, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan awal bagi dirinya untuk lebih dekat dengan seluruh perangkat desa yang ada di wilayah Kecamatan Sukosewu.

‎Ia memanfaatkan forum tersebut untuk menyamakan persepsi serta membangun komunikasi yang lebih baik dalam menjalankan tugas pemerintahan di tingkat desa.

‎“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan langkah dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alit.

‎Menurutnya, perangkat desa memiliki posisi yang sangat penting dalam sistem pemerintahan karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat paling bawah.

‎Perangkat desa juga dinilai sebagai pihak yang paling memahami kondisi sosial, kebutuhan, serta dinamika yang terjadi di lingkungan masyarakat desa.

‎“Perangkat desa merupakan garda terdepan pemerintahan karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi warganya,” jelasnya.

‎Dalam arahannya, Alit juga menekankan agar seluruh perangkat desa menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

‎Hal tersebut terutama berkaitan dengan pelayanan administrasi kepada masyarakat serta pengelolaan keuangan desa yang harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga loyalitas terhadap pemerintah desa serta mematuhi seluruh regulasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

‎“Setiap perangkat desa harus bekerja secara profesional, transparan, dan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Alit menilai bahwa hubungan koordinasi yang kuat antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

‎Menurutnya, program pembangunan, pelayanan publik, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan di desa membutuhkan dukungan aktif dari seluruh perangkat desa.

‎“Tanpa dukungan perangkat desa, berbagai program yang telah direncanakan akan sulit berjalan secara maksimal,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Camat Sukosewu juga membuka ruang dialog bersama para perangkat desa yang hadir.

‎Forum ini dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, persoalan, serta kebutuhan masyarakat yang ada di masing-masing desa.

‎Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di masyarakat diharapkan dapat segera ditemukan solusinya secara bersama-sama.

‎“Komunikasi yang terbuka akan mempermudah kita dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ungkap Alit.

‎Ia menambahkan bahwa perangkat desa merupakan mitra strategis pemerintah kecamatan dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

‎Karena itu, ia mengajak seluruh perangkat desa untuk terus mendukung program pemerintah, baik yang berasal dari pemerintah desa, kecamatan, maupun Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

‎Selain itu, Alit juga mengingatkan pentingnya menjaga budaya gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat desa.

‎Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut mampu membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan secara kolektif.

‎“Gotong royong adalah kekuatan masyarakat desa yang harus terus dijaga agar pembangunan dan kehidupan sosial tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

‎Ia juga berharap perangkat desa dapat berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

‎Menurutnya, kondisi wilayah yang aman dan kondusif akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

‎“Keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.

‎Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, berbagai potensi persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat terdeteksi sejak dini.

‎Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat demi menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *