‎PJI Gelar Aksi Sosial Bagikan 1.100 Takjil dan Rapat Persiapan Munas 2026 di Surabaya

SURABAYA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada para pengguna jalan pada hari ke-17 bulan suci Ramadhan.

‎Kegiatan tersebut berlangsung di depan Marina Plaza Surabaya pada Sabtu (7/3/2026).

‎Sebanyak 1.100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

‎Aksi ini menjadi bentuk kepedulian organisasi kepada masyarakat, terutama bagi pengendara yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

‎Kegiatan ini juga menjadi salah satu agenda sosial rutin PJI setiap bulan Ramadhan.

‎Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus dan anggota organisasi.

‎Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas di kawasan Marina Plaza.

‎Kehadiran pimpinan organisasi dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen PJI dalam menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan.

‎Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara jurnalis dengan masyarakat.

‎Suasana kebersamaan terlihat saat para anggota PJI berinteraksi langsung dengan pengguna jalan.

‎Tidak hanya diikuti oleh pengurus pusat, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah anggota PJI dari berbagai daerah.

‎Para jurnalis yang tergabung dalam organisasi tersebut memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperkuat kebersamaan.

‎Kehadiran anggota dari berbagai wilayah turut menambah semarak kegiatan berbagi tersebut.

‎Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi antar anggota yang selama ini jarang bertemu secara langsung.

‎Semangat kebersamaan tampak jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

‎Setelah pembagian takjil selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama.

‎Seluruh pengurus dan anggota PJI yang hadir mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh keakraban.

‎Suasana kekeluargaan sangat terasa dalam momen berbuka puasa bersama tersebut.

‎Para anggota saling berbincang dan bertukar pengalaman seputar aktivitas jurnalistik.

‎Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antar anggota organisasi.

‎Usai berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi organisasi.

‎Rapat tersebut membahas persiapan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) PJI yang direncanakan digelar pada Agustus 2026 mendatang.

‎Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan agenda besar organisasi.

‎Para pengurus berdiskusi mengenai berbagai hal yang akan menjadi materi pembahasan dalam Munas.

‎Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Munas berjalan dengan baik dan matang.

‎Dalam kesempatan tersebut, DPP PJI juga membagikan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta pin organisasi kepada para anggota.

‎Penyerahan ini menjadi simbol legalitas serta identitas resmi bagi anggota PJI.

‎Dengan adanya KTA, anggota diharapkan semakin memiliki rasa tanggung jawab terhadap organisasi.

‎Selain itu, hal ini juga menjadi bentuk penguatan administrasi keanggotaan.

‎Para anggota menyambut baik pembagian identitas resmi tersebut.

‎Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori, menegaskan bahwa organisasi jurnalis memiliki peran penting dalam membina para wartawan.

‎Menurutnya, organisasi profesi menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas serta profesionalitas para jurnalis.

‎Ia menilai pembinaan sangat penting terutama bagi wartawan yang baru terjun di dunia jurnalistik.

‎Melalui organisasi, para jurnalis dapat belajar serta memahami standar kerja yang profesional.

‎Hal tersebut juga berkaitan dengan pentingnya menjaga integritas dalam profesi pers.

‎“Organisasi jurnalis memiliki peran penting untuk membimbing para wartawan agar selalu menjaga profesionalitas dan mematuhi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya,” ujar Hartanto Boechori.

‎Hartanto juga mengajak seluruh anggota PJI untuk terus menjaga kekompakan dan solidaritas organisasi.

‎Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan para anggotanya.

‎Ia berharap PJI dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia jurnalistik di Indonesia.

‎Semangat kebersamaan dinilai menjadi kunci dalam memperkuat organisasi.

‎Dengan soliditas yang baik, organisasi akan mampu menghadapi berbagai tantangan.

‎Ia juga menambahkan bahwa keberadaan PJI telah memperoleh pengakuan tertulis dari Ketua Dewan Pers.

‎Hal tersebut menjadi motivasi bagi para anggota untuk terus menjaga nama baik organisasi.

‎Pengakuan tersebut juga menjadi bukti bahwa PJI memiliki peran dalam ekosistem pers nasional.

‎Karena itu, seluruh anggota diminta terus meningkatkan kualitas kerja jurnalistik.

‎Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas profesi wartawan.

‎“Harapan kami, PJI tetap kompak dan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia,” tambahnya.

‎Melalui kegiatan berbagi takjil ini, PJI berharap dapat mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.

‎Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa organisasi jurnalis tidak hanya berfokus pada profesi, tetapi juga pada kegiatan kemasyarakatan.

‎Semangat berbagi di bulan Ramadhan diharapkan dapat membawa manfaat bagi banyak orang.

‎Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat citra positif organisasi di tengah masyarakat.

‎PJI berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi publik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *