Polsek Sukodadi Lamongan Gagalkan Perang Sarung di Jalan Raya Menongo, Sita Motor dan Sarung isi Kabel

LAMONGAN – Aparat Polsek Sukodadi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang berkumpul di Jalan Raya Menongo, Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi, Kabupsten Lamongan, Jumat dini hari (20/2/2026).

‎Informasi tersebut diterima petugas piket sekitar pukul 02.00 WIB melalui sambungan telepon warga.

Situasi yang dinilai mencurigakan itu langsung direspons dengan mendatangi lokasi.

‎Langkah cepat ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

‎Kanit Reskrim bersama anggota piket jaga segera melakukan pengecekan di lokasi yang dilaporkan.

‎Namun saat petugas tiba di tempat kejadian, para pemuda yang sebelumnya terlihat telah membubarkan diri.

‎Meski demikian, polisi tetap melakukan penyisiran di sekitar area tersebut.

‎Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rencana aksi perang sarung.

‎Petugas kemudian mengamankan tiga unit sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi.

‎Selain itu, ditemukan pula tiga helai sarung yang sudah dililit bersama kabel dan selang.

‎Barang-barang tersebut diduga akan digunakan sebagai alat untuk aksi perang sarung.

‎Seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolsek Sukodadi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

‎Adapun kendaraan yang diamankan yakni satu unit Honda Vario merah bernopol S-66xx-LU, satu unit Honda Vario putih S-28xx-JAP, serta satu unit Honda Beat putih S-57xx-JBH.

‎Selain kendaraan, polisi juga mengamankan tiga lilitan sarung yang di dalamnya terdapat kabel dan selang.

‎Temuan ini menguatkan dugaan adanya rencana aksi yang berpotensi membahayakan.

‎Polisi kini masih mendalami kepemilikan barang-barang tersebut.

‎Kapolsek Sukodadi melalui Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya.

‎Terutama pada malam hingga dini hari, yang rawan dimanfaatkan untuk kegiatan negatif.

‎Ia menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mencegah keterlibatan remaja pada tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

‎“Kami berharap orang tua lebih meningkatkan pengawasan agar anak-anak tidak terlibat kegiatan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

‎Kasihumas juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

‎Menurutnya, kegiatan seperti perang sarung, balap liar, petasan berlebihan hingga konvoi kendaraan berpotensi memicu gangguan keamanan.

‎Apalagi di bulan Ramadan, suasana ibadah harus tetap terjaga dengan baik.

‎“Mari kita isi Ramadan dengan kegiatan positif seperti ibadah, tadarus, dan aktivitas sosial yang bermanfaat,” tambahnya.

‎Ia turut mengingatkan masyarakat agar menjauhi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, serta segala bentuk tindakan melanggar hukum.

‎Partisipasi aktif warga sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi gangguan sejak dini.

‎Polisi membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin memberikan informasi.

‎“Segera laporkan jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas agar bisa segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *